Zonasi Sekolah, Tutup Kemungkinan Siswa Luar Kota Sekolah di Solo

SOLO – Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Solo, Etty Retnowati mengatakan, untuk Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi ini akan kemungkinan warga luar Kota Solo untuk bersekolah di Solo. Sebab sistem zonasi hanya diperuntukannya bagi para siswa yang beralamat di Solo.

penerimaan siswa baru
Siswa Sekolah Dasar di Solo Ikuti Upacara Bendera. (foto: metrojateng/MJ-25)

“Peluangnya sangat tipis, nanti untuk pelajar dari luar solo menunggu kalau ada formasi yang kosong. Karena untuk luar kota memang tidak ada alokasinya,” ujarnya dalam jumpa pers di Loji Gandrung, Rabu (20/6).

 

Etty menjelaskan tak hanya sekolah negeri saja, namun terdapat 39 SMP swata dan 17 SD swasta juga telah mengikuti sistem sistem zonasi sekolah. “Kita juga membuat surat himbauan kepada SMP dan SD swata di Solo untuk ikut sistem ini, sebab ini didasar pada Permendikbud yang tak hanya mengatur sekolah negeri saja yug dizonasi,” imbuhnya.

 

Disinggung mengenai sekolah favorit, Etty menjelaskan jika adanya zonasi sekolah secara otomatis status sekolah favorit tersebut sudah tak ada lagi. Pihaknya juga terus melakukan sosialisasi kepada para wali murid untuk menghapus image sekolah favorit. Sebab Walikota dalam dua tahun terakhir sudah melakukan rotasi guru dan kepala sekolah dari sekolah unggul ke sekolah standar.

 

“Mutasi dan rotasi ini bertujuan untuk menyama ratakan pendidikan, harapannya para guru tersebut bisa menularkan hal yang baik dari sekolahnya dahulu ke sekolah saat ini. Nah, sekarang sudah tak ada lagi guru yang mengajar selama 15 tahun di satu sekolah,” jelas Etty. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

11 + = 12

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.