Home > JATENG RAYA > Wayah Gajian, ATM Bank Jateng Mesti Ngadat

Wayah Gajian, ATM Bank Jateng Mesti Ngadat

image
Ilustrasi

KENDAL – Entah kebetulan atau tidak, ketika tanggal muda saat Pegawai Negeri Sipil (PNS) menerima honor bulanan  mesin anjungan tunai mandiri (ATM) milik Bank Jateng di Kendal selalu error. Inilah yang dikeluhkan pelanggan khususnya PNS yang menerima gaji melalui Bank Jateng.

“Yang sering kami jumpai, mesin error tidak mau memproses transaksi. Terpaksa kami harus mengambil uang secara manual di bank cabang pembantu yang terdekat. Kendalanya, karena tanggal muda, kami harus mengantri hingga berjam-jam lantaran banyak PNS lain juga yang akan mengambil gaji,” keluh salah seorang petugas UPTD Disdik Weleri, Harno saat  gahtering Bank Jateng bersama UPT Dinas Pendidikan Kendal di wisata Tirto Arum, Kendal Rabu (23/03) siang.

Mesin ATM bermasalah kerap dialami nasabah kerap dialami mesin tidak jalan alias error, kartu ATM tertelan dan masa berlaku kartu ATM sudah habis.  Hal senada diutarakan Purwanto, ia mengeluhkan mesin ATM Bank Jateng Kendal di Sukorejo yang kerap mati. Padahal semua gaji pegawai daerah, terutama guru di Kendal transfer melalui Bank Jateng.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Cabang Bank Jateng Kendal Suryono Hadi mengakui memang mesin ATM  yang dimiliki Bank Jateng saat ini statusnya hanyalah kontrak alias sewa. Sehingga Bank Jateng tidak bisa lansung mengambil tindakan terkait kerusakan pada mesin ATM.

“Tapi April bulan depan, kami berencana akan melakukan pembaruan terhadap mesin ATM. Diharapkan dengan mesin baru ini, bisa mengatasi masalah ATM yang ada di Bank Jateng selama ini,” timpalnya.

Dibeberkannya, saat ini mesin ATM Bank Jateng di Kendal baru ada tujuh unit yang ditempatkan di sejumlah daerah keramaian. “April nanti, sesuai rencana bisnis bank (RBB) ada penambahan 13 mesin ATM baru di Kendal,” tandasnya.

Hal senada dikatakan Ketua Tim Pemasaran Bank Jateng Cabang Kendal, Arief Junaedi. Ia menambahkan 13 mesin ATM tersebut rencananya akan ditempatkan di sudut-sudut di 20 kecamatan agar masyaraka mudah dijangkau masyarakat. “Terutama daerah kendal bagian atas,” jelasnya. (MJ-01)

Ini Menarik!

Golkar Restui Lima Paslon Bertarung di Pilkada Serentak 2018

Share this on WhatsAppSEMARANG – Mendekati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018, Partai Golkar mengeluarkan …

Silakan Berkomentar