Home > JATENG RAYA > METRO SOLO > Waspadalah! Sindikat Pencuri Meteran Air Berkeliaran di Boyolali

Waspadalah! Sindikat Pencuri Meteran Air Berkeliaran di Boyolali

image
Petugas PDAM mengecek sambungan meteran di salah satu rumah warga Desa Banyuanyar. Foto Metrojateng

BOYOLALI – Mencuatnya kasus pencurian belasan meteran air PDAM di Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, para pelanggan diimbau semakin waspada. Dugaan sementara, pelaku pencurian merupakan sindikat. Pasalnya, kasus itu tidak hanya terjadi kali ini saja, tetapi juga sudah berulang kali di beberapa daerah lainnya.

Direktur Utama PDAM Boyolali, Cahyo Sumarso mengatakan, kasus pencurian meteran air milik pelanggan PDAM sudah sering terjadi. Bahkan, dari beberapa kasus serupa belum terungkap siapa pelakunya. “Pencurian meteran air sampai saat ini masih marak,” kata Cahyo Sumarso dihubungi wartawan Rabu (3/9).

Cahyo pun mengimbau masyarakat agar semakin waspada. Antisipasi yang bisa dilakukan antara lain dengan memasang kunci gembok pada boks atau kotak meteran air tersebut. Selain itu juga menempatkan meteran air di lokasi yang mudah diawasi.

Menurut Cahyo, hilangnya meteran air itu menjadi tanggungjawab pelanggan untuk menggantinya. “Penggantian meteran air yang menanggung pelanggan, dari PDAM hanya menyiapkan asesorisnya. Alatnya bisa kami pasang dulu, pembayarannya bisa nego apakah akan dilunasi langsung atau diangsur,” tandasnya.

Sementara Direktur Teknik PDAM Boyolali, Joko Santoso, mengatakan kejadian pencurian meteran air PDAM itu sifatnya temporer. Tak hanya di Desa Banyuanyar saja, terjadi disejumlah daerah di Boyolali. Modus pelaku dalam melakukan aksinya yakni diduga secara kelompok.

“Kejadian pencurian meteran air PDAM ini sudah sering terjadi secara temporer. Tidak hanya menimpa satu pelanggan saja, tetapi banyak dalam satu wilayah. Dugaan kami, pelakunya sudah merupakan sindikat,” katanya.

Kecurigaan pelaku merupakan sindikat spesilis meteran air PDAM itu juga dari hasil koordinasi dengan PDAM se-Soloraya. “Ternyata tidak hanya terjadi di Boyolali, tetapi PDAM daerah lain juga sering melaporkan kejadian yang sama,” imbuh dia.

Di Boyolali pada tahun 2014 ini, jelas dia, kejadian serupa sudah beberapa kali terjadi di lokasi berbeda. Selain di Desa Banyuanyar yang terjadi beberapa hari lali, kasus pencurian meteran air juga terjadi di wilayah Kecamatan Boyolali Kota. Di antaranya di kawasan Rejosari dan Gumulan.

Terkait kasus ini, PDAM Boyolali menyerahkan sepenuhnya ke pihak berwajib untuk melakukan penyelidikan, guna mengungkap pelakunya. (MJ-07)

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

Share this on WhatsAppSEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat …

Silakan Berkomentar