Home > HEADLINE > Waspada, Jalan Kaliwungu-Boja Ruas  Desa Darupono Longsor

Waspada, Jalan Kaliwungu-Boja Ruas  Desa Darupono Longsor

KENDAL – Akibat tanah labil dan curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan dua titik jalan raya Kaliwungu-Boja tepatnya di Desa Darupono Kaliwungu Selatan Kendal longsor. Jalan penghubung Kabupaten Kendal-Kabupaten Semarang ini kini hanya menyisahkan satu lajur dan kendaraan harus bergantian untuk melintas.

Menurut salah satu warga setempat,  Miskam, dua titik longsor itu berada tidak jauh dari  bangunan kantor kecamatan Kaliwungu  Selatan, sedang yang satunya lagi berjarak sekitar 500 meter dari lokasi satunya. Untuk menghindari kecelakaan Akibat longsor tersebut, tambah Miskam, warga memasang tong di tengah jalan dan mengatur kendaraan yang lewat.

“Kalau malam jalan tersebut gelap. Sangat mekbahayakan, “ kata Miskam, Senin (13/02).

Sementara itu, camat Kaliwungu Selatan, Akhmadi, menjelaskan longsor pertama terjadi di jalan Darupono, yang ada disekitar bangunan kantor kecamatan yang mangkrak. Kejadiannya sekitar 2 minggu lalu. Longsor di situ, menyebabkan talud jalan sepanjang 20 meter ambrol. Sedang  longsor satunya, terjadi pada Minggu kemarin. Longsor menyebabkan tanah di bawah jalan beton itu, tergerus hingga 2 meter. Sehingga jalan tersebut, menggantung.

“Saya sudah melaporkan peristiwa itu, ke pak Sekda,” kata Akhmadi. Terkait dengan itu, Kapolsek Kaliwungu Polres Kendal, AKP. Satya Nugraha, mengaku telah menerima laporan itu. Pihaknya meminta kepada masyarakat agar hati-hati bila melintas di jalan tersebut. Terutama pada malam hari.

“Jalan itu, termasuk ramai,  karena menggubungkan Kendal, Ungaran dan Semarang, “ tambahnya.

Plt Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kendal, Winarno,  mengatakan pihaknya sudah meninjau lokasi longsor. Untuk yang talud longsor, menurut Winarno, pembangunanya masih menjadi tanggung jawab pemborong.

“Tapi kalau jalan yang bawahnya growong tergerus air, perbaikannya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten. Secepatnya, akan diperbaiki karena membahayakan,” akunya.

Winarno menambahkan, daerah longsor di Darupono itu, memang daerah labil dan sering terjadi longsor bila musim hujan. (MJ-01)

Ini Menarik!

PSMP vs PSIS: Momentum Bangkit

Share this on WhatsApp BANDUNG – PSIS mengincar poin penuh atas PS Mojokerto Putra pada …

Silakan Berkomentar