Home > HEADLINE > Waspada Bisnis Investasi Tipu-tipu. Ini Cirinya

Waspada Bisnis Investasi Tipu-tipu. Ini Cirinya

Deputi Direktur OJK Kantor Regional 3 Jateng DIY, Rusli Albas. Foto:metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membentuk Satgas Waspada Investasi seiring maraknya penipuan yang menawarkan iming-iming keuntungan besar dengan risiko kecil. Lantaran baru terbentuk beberapa waktu lalu, saat ini OJK masih menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat terkait ciri-ciri investasi yang condong ke arah penipuan.

Deputi Direktur OJK Kantor Regional 3 Jateng DIY, Rusli Albas memberikan beberapa bisnis penipuan yang berkedok investasi. Menurutnya, yang paling penting adalah ijin dari Kementerian atau OJK.

“Jika memang bisnis iinvestasi harus ada ijin dari OJK. Masyarakat tidak perlu segan konfirmasi kepada OJK apakah bisnis tersebut memang sudah berijin atau belum,” kata dia, Selasa (8/11).

Selain itu, ciri-ciri lain yang mencolok dari bisnis investasi abal-abal adalah yang berani menawarkan keuntungan yang sangat tinggi dan tidak mempunyai risiko. Masyarakat diminta tidak langsung tergiur jika ditawari janji-janji manis yang tidak masuk akal.

“Biasanya mereka mencari nasabah yang pernah punya masalah dengan bank. Mereka juga akan meminta nasabah untuk mencari nasabah lain untuk direkrut,” tambahnya.

Di Jawa Tengah, lanjutnya, sudah ada laporan yang masuk ke OJK dari Polda Jateng terkait pelaku bisnis investasi tipu-tipu ini. Namun saat ini Rusli belum tahu betul apakah sudah dilakukan penangkapan atau belum. (ade)

Ini Menarik!

Menikmati Desa dari Bangunan Kolonial Hotel Garuda

Share this on WhatsApp   BERADA tak jauh dari Gunung Telomoyo, Hotel Garuda yang merupakan …

Silakan Berkomentar