Warga Sumowono Timbun Ribuan Liter BBM Bersubsidi

Kapolres Semarang menginterogasi tersangka penimbunan BBM di Sumowono. Foto Metrojateng
Kapolres Semarang menginterogasi tersangka penimbunan BBM di Sumowono. Foto Metrojateng

UNGARAN- Satuan Reskrim Polres Semarang menggerebek rumah Suhardi (59) warga Dusun Nyampuran, Desa/Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Pasalnya tersangka yang berprefesi sopir angkutan barang dan penjual bensin eceran itu menimbun bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan premium.

Dari rumah tersangka polisi menyita 5 drum berisi 1.000 liter premium dan 1 drum berisi 150 liter solar yang rencananya akan dijual kembali ketika harga BBM sudah naik. Selain itu polisi menyita 4 jerigen kosong yang digunakan untuk membeli BBM dari SPBU Gedongsongo Bandungan beserta mobil Toyota Hiace Nopol H 9431 MC yang digunakan untuk sarana ngangsu BBM dari SPBU.

“Pengungkapan kasus penimbunan BBM ini berawal dari informasi masyarakat tentang aktiftas tersangka yang mencurigakan. Sebab tersangka sering bolak-balik ke SPBU untuk beli BBM dalam jumlah besar,” tutur Kapolres Semarang, AKBP Muslim Ahmad, Rabu (19/11).

Kasatreskrim Polres Semarang, Iptu Herman Sophian, menambahkan, Suhardi dijerat dengan Pasal 55 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas subsider Pasal 53 jucncto Pasal 23 UU yang sama. Polisi juga menjerat tersangka dengan pasal 107 juncto pasal 29 ayat (1) UU RI Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan BBM.

“Dia melakukan tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan niaga BBM bersubsidi. Juga menyimpan BBM tanja izin. Selain itu tersangka melanggar sebab telah menyimpan barang kebutuhan pokok dan atau barang penting dalam jumlah dan waktu tertentu ketika terjadi kelangkaan dan gejolak harga,” kata Herman. (MJ-02)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

30 + = 34

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.