Home > JATENG RAYA > Warga Pilih Bertahan Karena Banjir Cepat Surut

Warga Pilih Bertahan Karena Banjir Cepat Surut

Banjir menggenangin pemukiman warga di Kendal. (foto: metrojateng.com/Edi Prayitno)

 

 

 

KENDAL – Banjir akibat luapan Sungai Kendal meluas. Selain menggenangi  kompleks perkantoran Bupati Kendal, luapan Sungai Kendal juga menggenangi puluhan rumah di dua kelurahan yakni Pekauman dan Patukangan Kecamatan Kota Kendal.

Air mulai masuk ke pemukiman warga pada Kamis (23/11) pukul 03.00 WIB. Air terus meninggi menjelang siang hari. Warga yang berada di sepanjang aliran Sungai Kendal mengatakan sudah terbiasa dengan banjir tersebut. Menurut mereka, banjir akan cepat surut. Karena itu, warga pilih bertahan di dalam rumah.

Kendati demikian, aktivitas warga mulai terganggu. Warga yang hendak keluar rumah harus menerobos genangan air setinggi 40 cenimeter. Banjir ini kali pertama terjadi di bulan November yang diakibatkan hujan di wilayah atas.

“Jika hujan deras di wilayah selatan debit air di Sungai Kendal naik. Sehingga meluap ke pemukiman. Ini baru pertama. Tahun lalu jika musim hujan, banjir bisa terjadi 15 kali dalam sebulan,” kata Juraemi, warga Pekauman.

Sejumlah sekolah juga tergenang air akibat luapan Sungai Kendal. Salah satunya SMA Al Hidayah, sekolah yang berada di pinggir sungai tersebut. Ruang guru dan ruang kelas yang berada di lantai dasar tergenang air. Kendati demikian, aktifitas belajar masih berjalan normal, meski siswa harus menerjang banjir untuk masuk sekolah.

“Ruang kelas sebagian ada di lantai dua. Jadi tidak menganggu proses belajar mengajar,” ujar Eko penjaga sekolah.

Kasi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal, Slamet mengatakan, banjir akan surut dalam hitungan jam. Berdasar pantauan BPBD, ketinggian air di tiga bendungan yakni Trompo, Juwero dan Kedungpengilon masih normal. Mencapai 120 centimeter dan termasuk dalam kategori aman.

“Hingga saat ini warga masih bertahan. Tidak ada titik pengungsian karena air akan surut dalam hitungan jam,” jelas Slamet. (MJ-01)

Ini Menarik!

Elpiji 3 Kg Harus Dijual Sesuai Ketentuan Pemerintah

Share this on WhatsApp SEMARANG – Pertamina MOR IV Jawa Tengah dan DIY menegaskan elpiji …

Silakan Berkomentar