Home > JATENG RAYA > Warga Jatirejo Jengkel Dua Tahun Selalu Lewat Jalan Kebo

Warga Jatirejo Jengkel Dua Tahun Selalu Lewat Jalan Kebo

KENDAL – Ternyata sebutan jalan kerbau di Kabupaten Kendal masih ada. Jalan penghubung Ngampel-Kota Kendal rusak parah dan banyak kubangan sepanjang jalan. Rusaknya akses jalan ini menganggu perekonomian warga dan banyak menyebabkan kecelakaan. Apalagi saat hujan turun, kondisi jalan semakin parah dengan banyaknya kubangan sedalam hampir 20 centimeter.

Jalan sepanjang tiga kilometer di Desa Jatirejo Ngampel sudah dua tahun terakhir rusak. Pemerintah setempat belum memperbaiki jalan, yang digunakan warga untuk lalu lintas perekonomian seperti membawa hasil pertanian.

Kubangan dengan kedalaman hampir 20 centimeter terlihat di sepanjang jalan. Kondisi ini diperparah dengan hujan yang kerap turun, sehingga lubang di tengah jalan tidak terlihat.

Warga sekitar mengaku, jalan penghubung ini sangat vital karena menjadi akses satu-satunya ke jalan pantura Kendal. “Lubang besar di tengah jalan tidak terlihat saat hujan karena tertutup genangan air. Sehingga membahayakan pengguna jalan apalagi dimalam hari karena minim penerangan,” kata Hafidz, warga sekitar.

Warga lainnya mengatakan, kondisi jalan rusak ini menyulitkan aktivitas warga khususnya yang mengirim hasil pertanian. “Pengguna jalan harus ekstra hati-hati karena jika tidak bisa terperosok ke dalam kubangan,” ungkap Abdul Manan.

Warga berharap pemerintah daerah, bisa segera memperbaiki jalan ini agar aktivitas warga tidak terganggu. (MJ-01)

Ini Menarik!

Mengunjungi Jejak Sejarah Indonesia di Lawang Sewu

Share this on WhatsAppLawang Sewu dalam bahasa Indonesia berarti “Pintu Seribu”. Warga Semarang menyebutnya demikian …

Silakan Berkomentar