Home > Uncategorized > Warga Brangsong Protes Air PDAM Keruh dan Berbau

Warga Brangsong Protes Air PDAM Keruh dan Berbau

image
Ilustrasi

KENDAL – Dua hari terakhir, warga di Brangsong dan Kota Kendal mengeluhkan kondisi air bersih PDAM Titra Panguripan yang keruh dan berlumpur. Praktis air bersih ini  tidak bisa digunakan untuk mandi ataupun memasak.

Wahyudi,  warga Brangsong RT 6 RW 2 menuturkan,  air berwarna keruh kekuningan dan bercampur lumpur. “Tidak hanya keruh, tapi ada berlumpur. Sehingga buat mandi pun tidak bisa, jadi kami sekeluarga tidak bisa mandi ,” ujarnya, Sabtu (9/8/2014).

Hal tersebut tidak hanya terjadi di rumahnya saja, tapi juga seluruh warga di komplek perumahannya. “Akibat keruhnya air PDAM tersebut, kami sekelurga terpaksa harus mencari air di tempat pemandian umum. Seperti masjid, SPBU dan lainnya,” keluhnya.

Menurutnya, antisipasi yang dilakukan warga untuk bisa menggunakan air harus mengendapkannya terlebih dahulu. Setelah air jernih kemudian baru bisa digunakan. “Saat keruh itu selalu disertai dengan bau tak sedap yang berasal dari air,” paparnya.

Menurutnya, pelayanan PDAM dinilainya tidak sesuai dengan harga yang harus dibayarkan pelanggan setiap bulannya. Sebab kondisi air keruh tersebut sudah terjadi beberapa kali. Warga juga sudah mengadukannya kepada PDAM, tapi selalu saja keluhan serupa terulang kembali.

Hal senada dikatakan Sri Wihastuti, warga Sijeruk Kota Kendal. Selain air keruh, saat pagi dan sore hari air mengalir kecil alias tidak deras. Kondisi tersebut mengakibatkan kebutuhan air untuk mandi dan memasak menjadi terhambat.

Menurunya memang saat pagi dan sore, volume penggunaan air oleh warga yang menjadi pelanggan PDAM Kendal meningkat. Namun, seharusnya PDAM bisa menambah daya atau tekanan air di tiap-tiap cabang. (MS-05)

Ini Menarik!

PKL Resmi di Semarang Akan Diberikan Kartu Anggota

Share this on WhatsApp SEMARANG – DPRD Kota Semarang sedang berusaha membuat peraturan yang mengatur …

Silakan Berkomentar