Vincenzo Annese Nahkoda Baru PSIS

SEMARANG – Manajemen PSIS akhirnya menjatuhkan pilihan pada Vincenzo Alberto Annese sebagai nahkoda tim. Juru taktik berpaspor Italia itu menyisihkan enam kandidat lainnya sebagai pengganti Subangkit.

Vincenzo Annese ditunjuk sebagai pelatih kepala PSIS 2018.

Setelah resmi berpisah dengan Subangkit, Kamis (15/3), Manajemen PSIS segera bergerak untuk berburu pelatih baru. Ada enam kandidat yang diproyeksikan mengisi kursi pelatih kepala, yakni Dejan Antonic, Paulo Camargo, Dragan Djukanovic, Gomes de Oliveira serta dua pelatih lokal, Bambang Nurdiansyah dan Agus Yuwono.

Tidak ada nama Vincenzo Alberto Annese di antara daftar tersebut. Sebelumnya justru eks pembesut Madura United, Gomes de Oliveira yang dianggap sebagai kandidat terkuat.

Namun, CEO PSIS Yoyok Sukawi meyakini bahwa Vicenzo adalah pilihan ideal untuk menangani Haudi Abdillah cs yang ditargetkan finish 10 besar Liga 1 2018. Vincenzo dinilai cocok membesut armada Mahesa Jenar yang mayoritas dihuni pemain muda.

“Vincenzo memang tidak punya pengalaman melatih di Indonesia. Keputusan ini bukan gambling. Kami sudah memelajari proposal yang dia tawarkan dan menurut saya Vincenzo punya program yang menarik. Kalau nantinya gagal, itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya,” kata Yoyok saat menggelar jumpa pers di Sekretariat PSIS, Jumat (23/3).

Vincenzo Annese masih tergolong muda untuk ukuran pelatih sepak bola. Usianya baru genap 34 tahun pada 22 September 2018. Semasa aktif bermain, dia pernah membela Venezia, klub yang saat ini dilatih legenda AC Milan, Filippo Inzaghi. Di klub yang pernah meroketkan Alvaro Recoba dan Christian Vieri itu, Vincenzo bermain sebagai gelandang bertahan.

Memulai karir melatih di tahun 2010, pria kelahiran Bisceglie ini kemudian berpetualang di Lithuania, Latvia, Estonia dan menangani tim yunior Aremenia. Terakhir dia berkarir bersama Ahli Al-Khaleel di Liga Primer Palestina.

Kini, dia siap menjalani petualangan baru bersama PSIS. “Saya ingin membalas kepercayaan manajemen dengan prestasi dan suporter fanatik PSIS. PSIS punya pemain-pemain bagus tapi sebagai tim promosi di Liga 1, tantangannya akan berat dan kami harus kerja keras,” kata Vincenzo yang didampingi eks striker PSIS, Julio Alcorse sebagai penerjemah.

Vincenzo diharapkan sudah bisa mendampingi tim barunya yang akan melakoni laga perdana melawan tuan rumah PSM Makassar, Minggu (25/3). “Kami secepatnya akan membereskan administrasi Vincenzo, sehingga dia sudah bisa mendampingi tim Minggu besok,” imbuh GM PSIS, Wahyu Winarto. (twy)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 47 = 51

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.