Beranda JATENG RAYA Uskup Agung Minta Umat Katolik Tidak Terpancing Aksi Penyerangan Gereja Lidwina

Uskup Agung Minta Umat Katolik Tidak Terpancing Aksi Penyerangan Gereja Lidwina

208
0
BERBAGI
Penyerangan kapel Gereja St Lidwina Sleman, Yogyakarta. (foto: istimewa)

 

SEMARANG – Uskup Agung Semarang Monyinsyur Robertus Rubyatmoko menyerukan kepada seluruh umat Katolik agar tetap tenang pasca aksi penyerangan Gereja Santo Lidwina, di Dukuh Jambon Trihanggo Gamping Sleman, Yogyakarta.

Aksi penyerangan dilakukan seorang laki-laki saat menyelinap masuk saat jemaat gereja Santo Lidwina sedang beribadah Minggu pagi, pukul 07.30 WIB.

Pelaku yang bernama Suliyono, (16) asal Kandangan Pesanggrahan Banyuwangi menyerang jemaat bernama Martinus Parmadi Subiantoro dan mengenai punggung sehingga jemaat membubarkan diri. Selanjutnya pelaku masuk ke gedung utama gereja sambil mengayun senjata tajam sehingga para jemaat juga membubarkan diri.

Pelaku lalu berlari ke arah koor dan menyerang Romo Prier yang memimpin misa dan menyerang jemaat lainnya. Kejadian itu juga melukai tangan Aiptu Al Munir sehingga terpaksa mengeluarkan tembakan ke arah pelaku dan mengenai perut pelaku. Untuk saat ini, pelaku dapat dilumpuhkan dan di bawa ke RS UGM.

Ada empat korban yang terluka antara lain Budijono, Romo Prier, Aiptu Munir petugas Polsek Gamping dan Martinus Parmadi Subiantara.

Romo Ruby, begitulah ia akrab disapa mengatakan seluruh umat dan masyarakat Yogyakarta supaya tidak terprovokasi adanya insiden penyerangan tersebut.

“Para Romo lan para kadang ingkangĀ  kula tresnani. Mangga ngadhepi kahanan ing Ngayojakarta kanthi manah ingkang adhem,” ungkap Romo Ruby dalam bahasa Jawa yang diterima metrojateng.com, Minggu (11/2).

Ia mendorong kepada pemerintah daerah untuk menyelesaikan insiden yang muncul di Gereja Lidwina. Ia pun mengajak kepada umatnya untuk tetap sabar dan beraktivitas seperti biasa.

“Sampun ngantos umat lan masyarakat sami papudon tanpa jluntrung. Ugi sampun ngantos pasamuwan suci diedu kaliyan pemerintah. Pramila kula ngajak Panjenengan sedaya kangge lerem manahipun,” kata Romo Ruby. (far)