Home > GUBERNURAN > Urusan Twitteran, Ganjar Unggul Dari Donald Trump

Urusan Twitteran, Ganjar Unggul Dari Donald Trump

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di penghujung bulan ini mendapat kado istimewa dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Kali ini, orang nomor satu di Jateng itu meraih penghargaan sebagai gubernur pertama yang berinteraksi dengan masyarakat melalui Twitter.

Jaya Suprana, Pendiri MURI pun berseloroh bahwa apa yang dilakukan Ganjar selama berkomunikasi dengan warganya via sosial media itu tak kalah hebatnya dari Presiden Amerika Serikat yang baru saja terpilih, Donald J Trump.

“Dia (Ganjar) yang melakukan hal itu ternyata bisa mengalahkan Donald Trump,” kata Jaya sambil tertawa lebar saat menyerahkan piagam MURI di kantornya, Jumat (27/1).

Selain Ganjar, Jaya berkata Walikota Semarang Hendrar Prihadi juga meraih penghargaan dari dirinya. Bedanya, Hendi sapaan Hendrar kini meraih penghargaan sebagai walikota yang sering salat berjamaah bersama warganya. Kedua pejabat itu meraih MURI pada hari ini bersama dengan beberapa tokoh unik lainnya.

Seusai mendapat rekor MURI, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan twitter merupakan media andalannya untuk berkomunikasi secara tak langsung kepada warganya. Komunikasi dengan cara ini sangat menarik, menurutnya sebab ia mampu memantau perkembangan sosial yang ada di tengah masyarakat.

“Ini cara berbeda untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat,” akunya seraya menambahkan bila ke depan dirinya akan terus memperbaiki layanan twitter-nya khususnya menambah beberapa aplikasi yang ia butuhkan saat ini.

“Saya ingin ada layanan komplain handling sistem agar dapat menerima feedback langsung dari twitter. Nantinya akan jadi layanan publik yang sangat fleksibel,” terangnya.

Ia berharap MURI ke depan terus berupaya memberikan gebrakan untuk memotivasi warganya dalam berinovasi dan berkreasi. (far)

Ini Menarik!

Mengunjungi Jejak Sejarah Indonesia di Lawang Sewu

Share this on WhatsAppLawang Sewu dalam bahasa Indonesia berarti “Pintu Seribu”. Warga Semarang menyebutnya demikian …

Silakan Berkomentar