UKSW Salatiga Bantu Gubernur Ganjar Buat Kartu Petani

image
Ilustrasi

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga untuk melaksanakan program kartu petani. UKSW akan membantu dalam pengembangan sistem informasi distribusi pupuk petani.

Gubernur Ganjar Pranowo mengaku puas karena sistem UKSW mampu merekam penyerapan pupuk sampai di tingkat pengecer. Tapi sistem tersebut tak mampu menjangkau data petani dan luasan lahannya.?Padahal data itu diperlukan untuk menentukan kuota dan sistem distribusi pupuk.

Saat ini kuota pupuk ditentukan berdasarkan luasan lahan pertanian. Padahal, setiap petani membeli pupuk secara individu. Sering kali petani membeli satu karung meski lahan miliknya hanya membutuhkan tiga perempat karung. “Kalau semua seperti itu jelas jatah pupuk tak bisa mengcover semua petani,” katanya,?usai pemaparan sistem distribusi pupuk UKSW di Ruang Kerja Gubernur Jateng, Senin (15/9).?

Maka kini akan dikembangkan penentuan kuota pupuk menggunakan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).?UKSW siap membantu pendataan dengan lebih cepat dan murah. Caranya dengan memanfaatkan pihak distributor dan pengecer pupuk untuk mengumpulkan data dari petani.?

Setiap petani akan didata dari nama, alamat, kelompok, jumlah anggota kelompok, luasan lahan, dan kebutuhan pupuk. Untuk memudahkan, data akan dikirim oleh petani via SMS. “Semua petani kan punya hape, nah pake itu saja. Sudah ada provider yang akan membantu. Jadi elemen-elemen ini kita gabungkan semua,” katanya.

Meski belum bisa menyebutkan berapa penghematan yang ditawarkan sistem tersebut, namun Ganjar telah meminta segera dilaksanakan. “Oktober sudah mulai pelatihan dan dilanjut pendataan,” katanya.(MJ-03)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

33 − 24 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.