Home > JATENG RAYA > METRO SOLO > Tuntut Relokasi, Warga Kedungombo Ancam Buka Pintu Waduk

Tuntut Relokasi, Warga Kedungombo Ancam Buka Pintu Waduk

image

BOYOLALI – Warga Waduk Kedung Ombo (WKO) di Kecamatan Kemusu, Boyolali menuntut kepada pemerintah segera merealisasikan janji relokasi tempat tinggalnya. Ada sekitar 376 kepala keluarga (KK) dari sejumlah desa yang kini masih bermukim di sabuk hijau, dijanjikan relokasi. Namun hingga kini belum terealisasi.

Puluhan warga WKO dari sejumlah desa di Kecamatan Kemusu, Boyolali tersebut melakukan aksi unjuk rasa di pinggiran waduk Rabu (17/9). Mereka menuntut penuntasan ganti rugi dan relokasi. Mereka pun mengancam akan mengeringkan waduk jika tuntutannya tak dipenuhi.

Mereka perwakilan warga dari Desa Bawu, Klewor, Kedungmulyo dan Kedungrejo. Hadi Sutarno (55), salah satu peserta aksi, warga Desa Bawu menyatakan, warga menagih janji pemerintah yang akan merelokasi tersebut. “Tetapi nyatanya sampai saat ini tidak ada kejelasan,” katanya kepada wartawan di sela aksi.

Dikatakan, jika sampai akhir September ini belum ada kejelasan, warga mengancam akan membuka pintu air waduk. “Masyarakat sudah jenuh, selama 24 tahun menderita akibat tergusur pembangunan WKO. Padahal persoalan WKO ini sebelumnya dijanjikan akan tuntas pada tahun 2013 lalu,” imbuhnya.

Sedangkan tokoh masyarakat WKO, Jaswadi, menambahkan ancaman untuk membuka pintu air waduk sebenarnya sudah berkali-kali disampaikan warga. Hanya saja sejauh ini warga masih dapat ditahan.

Menurut Jaswadi, berbagai upaya dilakukan, dari tingkat kabupaten, gubernur, untuk menuntaskan persoalan relokasi warga WKO, di Kecamatan Kemusu. Masyarakat meminta dapat segera direlokasi seperti yang dijanjikan. “Meminta pemerintah memperhatikan mereka yang kehilangan sandang, pangan, dan papan akibat tergusur pembangunan WKO,” terang Jaswadi yang juga ikut dalam aksi.

Warga juga mendesak supaya relokasi dilakukan secara merata. Karena sampai saat ini masih terdapat 376 KK yang belum direlokasi. Mereka juga meminta tanah relokasi sekaligus disertifikasikan supaya masyarakat tenang. (MJ-07)

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

Share this on WhatsAppSEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat …

Silakan Berkomentar