Tuntut Kompensasi Pemberhentian, Buruh PT Tossa Blokir Gerbang Pabrik

buruh tossa kendal tuntut gaji

Aksi ratusan buruh PT Tossa sakti yang dirumahkan memblokir pintu  masuk pabrik Kamis (8/3) menuntut pembayaran kompensasi. (Foto: metrojateng.com/edi prayitno) 

KENDAL – Ratusan buruh PT Tossa Sakti Kaliwungu Kendal bersitegang dengan perwakilan perusahaan saat unjuk rasa, Kamis (8/3) siang. Buruh memblokade pintu masuk pabrik di Desa Nolokerto Kecamatan Kaliwungu Kendal, sehingga aktivitas pabrik terganggu.

Para buruh membentangkan spanduk tuntutan. Mereka meminta pembayaran kompensasi setelah dirumahkan. PT Tossa tidak lagi beroperasi seperti semula. Sejak Juli 2017, 750 buruh perusahaan kaca dirumahkan. Mereka dijanjikan dana kompensasi 50 persen dari gaji yang biasa diterima. 

Namun perusahaan tak dapat memenuhi janji. Dalam setiap bulan, kompensasi diberikan dalam dua termin. Kali ini PT Tossa hanya akan membayarkan 25 persen dari gaji. Belum ada kepastian terkait pembayaran sisa kompensasi tersebut.

Terjadi adu mulut ketika perwakilan dari perusahaan tidak bisa menjamin waktu pembayaran kompensasi itu. “Manajemen hanya bisa memberikan 25 persen saja. Itu pun menunggu besok pagi. Soal kapan sisanya akan diberikan, masih menunggu direksi,” kata Joko perwakilan perusahaan.

Buruh mendesak perusahaan yang terus menunda janji pembayaran kompensasi secara penuh. Mereka meminta perusahaan tidak mengangsur dana kompensasi, tetapi diberikan secara penuh sesuai janji.

“Kami menolak gaji diangsur. Kami minta bukti bukan janji. Kami minta gaji segera dibayarkan penuh,” teriak Doni, buruh PT Tossa Sakti.

Sejumlah perwakilan buruh juga menemui Bupati Kendal Mirna Annisa, untuk menyampaikan protes. “Pemerintah berjanji akan memanggil direksi PT Tossa Sakti, Selasa pekan depan. Pemerintah meminta penjelasan terkait pembayaran kompensasi yang selalu molor,” ujar Eko salah satu perwakilan buruh. (MJ-01)

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

5 + 5 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.