Home > JATENG RAYA > METRO SOLO > Tuntut Hapus Outsourcing, Pegawai Pencatat Meter PLN Ancam Mogok Kerja

Tuntut Hapus Outsourcing, Pegawai Pencatat Meter PLN Ancam Mogok Kerja

image

SOLO-Ratusan pencatat meter (Cater) perusahaan listrik negara (PLN) di wilayah Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Surakarta, mengancam mogok kerja. Mogok kerja serentak akan dilakukan pada 24 September, mendatang jika tuntutan penghapusan outsourcing tidak dipenuhi dalam pertemuan, Kamis (18/9), besok.

Perwakilan dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) ’92 Jateng, Harno mengatakan tuntutan yang disampaikan pegawai pencatat meter belum dikabulkan. Pembahasan tuntutan masih akan dilakukan dalam pertemuan, Kamis. “Kalau Kamis, tuntutan tidak dipenuhi, maka tanggal 24 September, kita mogok kerja ramai-ramai,” tegas Harno, yang disambut tepuk tangan ratusan pegawai Cater saat melakukan demo di APJ Surakarta, Selasa (16/9).

SBSI kemarin mendampingi perwakilan Cater melakuan pertemuan dengan pejabat APJ terkait tuntutan yang disampaikan dalam demo. Mereka menyampaikan empat tuntutan salah satunya soal penghapusan outsourcing.

Kemarin, Metrojateng, bermaksud meminta konfirmasi dari Humas APJ PLN Surakarta, Harmanto tak ada di tempat. “Pak Harmanto sedang ke Wonogiri. Maaf saya tidak nanti ndak salah,” ujar salah seorang pengawai APJ PLN Surakarta.

Sebagaimana diketahui, ratusan Cater dari 11 rayon di wilayah APJ Surakarta melakukan demo. Mereka menuntut penghapusan sebagai karyawan outsourcing dan minta diangkat menjadi karyawan BUMN. Namun tuntutan yang disampaikan tak membuahkan hasil dan pertemuan lanjutan akan dilakukan, Kamis, besok. (sus)

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

Share this on WhatsAppSEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat …

Silakan Berkomentar