Home > HEADLINE > Tujuh Terpidana Mati Dipindah ke Lapas Batu Nusakambangan

Tujuh Terpidana Mati Dipindah ke Lapas Batu Nusakambangan

ilustrasi napi dipindahkan ke lapas

CILACAP – Tujuh terpidana mati yang selama ini mendekam di sel tahanan Lapas Salemba dan Cipinang, akhirnya dipindah ke Lapas Batu, Pulau Nusakambangan Cilacap. Pemindahan sudah dilakukan Jumat (10/3) kemarin.

Kepala Kantor Kemenkumham Jawa Tengah dan DIY, Bambang Sumardiyono mengatakan proses pemindahan sudah dilakukan karena kapasitas ruang tahanan yang ada di dua lapas tersebut sudah overload. 

“Kapasitas ruang tahanannya sudah penuh jadi keenam terpidana mati kita pindahkan ke Nusakambangan, ini juga termasuk prosedur penahanan bagi narapidana yang telah divonis mati oleh pengadilan,” kata Bambang saat dihubungi pada Senin (13/3).

Para terpidana mati yang dipindahkan ke Lapas Batu antara lain, Frank Amado asal USA, dua terpidana asal Hongkong, Lai Shiu Cheung Anika dan Lo Tin Yau, dua terpidana asal Cina, Xiao Jinzeng dan Chen Weibiao, Frank Chidiebere Nwaomeka asal Nigeria dan E Wee Hock dari Melaka. 

Meski begitu, ia menyatakan sejauh ini ketujuh terpidana belum dijadwalkan menjalani proses eksekusi mati.
“Belum mengarah pada eksekusi, karena tidak ada rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar oleh kami. Saat ini, masih sebatas pemindahan seperti biasanya,” terang Bambang lagi.

Menurutnya pemindahan para terpidana juga dikawal aparat kepolisian. Ia memastikan mereka akan menjalani tahap observasi pada lingkungan lapas yang baru, untuk selanjutnya dimasukan ke sebuah sel khusus.

Proses penjagaan Lapas Batu saat ini masih normal. Bambang bilang belum ada peningkatan jumlah personel. Ada sedikitnya 13 polisi khusus lembaga pemasyarakatan yang kini masih menjaga ketat Lapas Batu. (far)

Ini Menarik!

Borobudur Marathon, Sejumlah Jalan Disterilkan

Share this on WhatsAppMAGELANG – Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) 2017 yang digelar Minggu (19/11), …

Silakan Berkomentar