Beranda JATENG RAYA METRO SEMARANG Trans Semarang Segera Terkoneksi dengan Bandara Ahmad Yani

Trans Semarang Segera Terkoneksi dengan Bandara Ahmad Yani

70
0
BERBAGI

SEMARANG – Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang menyatakan tangga portable dan kursi tunggu penumpang di dalam Bandara Baru Ahmad Yani Semarang sudah diletakkan tepatnya di ujung lintasan drop off.

Persiapan rute Trans Semarang ke Bandara Ahmad Yani hampir tuntas. Foto: masrukhin abduh

Plt Kepala BLU Trans Semarang Ade Bhakti Ariawan SH menerangkan, Trans Semarang sudah terkoneksi ke seluruh wilayah di Kota Semarang. Bahkan sampai di simpul-simpul yang berbatasan dengan kabupaten sekitar dan terhubung dengan seluruh stasiun, pelabuhan, dan terminal yang ada di Semarang dan juga di Ungaran (Sisemut-red).

“Dengan adanya rute ini maka kami harap pengguna jasa bandara sudah selayaknya dapat memanfaatkan transportrasi publik yang sudah pemerintah siapkan ini,” katanya, Kamis (24/5).

Dikatakan, Trans Semarang koridor V rute Meteseh – PRPP juga direncanakan memasuki Bandara Ahmad Yani, yang akan dioperasionalkan pada 2 Juni mendatang. Sehingga akan terintegrasi antar moda yang menghubungkan transportasi udara (pesawat) dengan transportrasi darat (bus).

“Nantinya nama trayek koridor V pun akan berubah, bukan lagi PRPP-Meteseh tapi menjadi Bandara – Simpang Lima – Meteseh,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Muhammad Khadhik telah memantau langsung kesiapan sarpras tangga portable dan ruang tunggu di dalam bandara pada Rabu (23/5) kemarin.

“Saya memastikan kesiapan sarana dan prasarana, serta survey rute koridor V yang akan memasuki bandara, nantinya pada tanggal 2 Juni tidak ada kendala. Termasuk juga rambu-rambu yang diluar bandara yang menjadi tanggung jawab kami,” terang Ade.

Demi kelancaran operasional BRT Trans Semarang nantinya, katanya, akan ada petugas yang membantu memberikan kemudahan informasi mengenai Trans Semarang.

“Akan kami tambah petugas di dalam bandara supaya petugas bisa memberi informasi kepada pengguna jasa mengenai rute Trans Semarang, supaya pengguna jasa jelas harus turun dimana supaya lebih dekat dengan tujuannya, mengenai jadwal petugas akan kami berlakukan 2 yakni shif pagi dan shift siang sampai akhir pelayanan,” kata Ade.

“Sebagai pengalaman di bandara yang lama beberapa waktu yang lalu terjadi miskomunikasi dengan pengelola parkir bandara, dimana tiap bus ditarik tarif masuk bandara, dengan berbagai upaya kami lakukan akhirnya kami digratiskan,” imbuhnya.

Menurutnya jika biaya sekali masuk bandara 1 bus Rp10.000, nantinya yang akan masuk bandara ada 14 bus, 14 dikalikan. 10.000 = 140.000, dalam satu hari tiap bus 8 kali perjalanan, 140.000 dikali 8 = 1.120.000 dalam satu bulan dikali 30 hari total 33.400.000.

“Nah, Trans Semarang kan pelayanan publik, maka saya mengharapkan dari pihak Angkasa Pura menggratiskan biaya masuk bandara seperti di bandara yang lama. Termasuk juga untuk petugas kami yang tiap harinya bertugas di bandara,” tandasnya. (duh)