Top Up e-Money di Bawah Rp 200 Ribu Gratis Biaya Administrasi

Pelaksana tugas Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah Rahmat Dwisaputra. (Foto:†metrosemarang.com/ade†lukmono)
SEMARANG – Bank Indonesia (BI) mengatur beban biaya top up untuk uang elektronik untuk dua skema top up yang diberlakukan, yaitu top up on us dan top up off us. Hal ini dilakukan untuk memastikan berjalannya interkoneksi dan interoperabilitas dalam ekosistem Gerbang Pembayaran Nasional.
Pelaksana tugas Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah Rahmat Dwisaputra memaparkan, masyarakat yang melakukan top up uang elektronik kurang dari Rp 200 ribu tidak dibebani biaya administrasi.
“Sedangkan top up di atas Rp 200 ribu, tarif yang dibebankan adalah sebesar Rp 750 untuk top up off us atau di bank penerbit. Sedangkan top up off us biayanya maksimal Rp 1.500,Ē katanya, Rabu (3/10).
Dia menambahkan, saldo maksimal yang ada di dalam uang elektronik hanya Rp 1 juta. Hal itu berkenaan dengan tingkat risiko keamanan di mana uang elektronik tidak memiliki ID khusus pemilik.†”E Money bisa dimiliki siapa saja yang memegangnya. Jadi saldonya jangan terlalu banyak demi keamanan,” ungkapnya. (ade)
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

8 + 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.