Tolak SK Gubernur, Sopir Truk Pasir Demo Kantor Bupati Magelang

Ilustrasi

MAGELANG – Ratusan awak angkutan truk penambang pasir Merapi yang tergabung dalam Masyarakat Transportasi Sektor Sumber Daya Alam Magelang, mendemo Kantor Bupati Magelang, Kamis (8/2). Merek melintangkan truk di badan jalan, sehingga menbuat macet arus lalu lintas jalur utama Magelang-Yogyakarta, terutama di wilayah Blondo.
Para pengendara mobil dan motor harus melintasi jalur alternatif. Karena jalur wilayah Blondo macet. Dari arah Yogjakarta, pengendara diarahkan melintasi Jalan Palbapang menuju arah mendut kemudian ke jalur Kalinegoro dan tembus Magelang.
Sedangkan dari arah Kota Magelang yang hendak menuju Yogyakarta, melalui jalur alternatif di Japunan. Kemudian tembus Mungkid dan bisa melintasi jalur Palbapang. Aksi yang berlangsung siang hari dijaga atusan personel dari Polres Magelang, TNI dan juga Satpol PP.
Juru bicara awak angkutan, Agus mengatakan, para sopir angkutan pasir menolak SK Gubernur tentang kenaikan pajak baru pengambilan pasir dan batu. Mereka menuntut penjelasan antara objek pajak dan subjek pajak sektor pertambangan. Selain itu mereka juga menuntut transpansi penerimaan retribusi s
elama ini, dengan menjelaskan nominal penerimaan retribusi dan pajak sektor pertambangan.
“Seharusnya pajak dibebankan ke pengusaha, bukan kepada awak angkutan pasir,” ujarnya.
Agus mengatakan, SK Gubernur nomor 970/327/23/2018 tanggal 1 Februari 2018 yang menjadi biang keladi. Di dalamnya berisi tentang penetapan harga patokan penjualan material bukan logam dan batuan. Selain itu juga tercantum daftar pajak baru pengambilan MBLB (pasir batu) tahun 2018 untum setiap truk.
Antara lain, untuk jenis armada tronton dari pajak lama Rp 50 ribu naik menjadi Rp 418 ribu. Untuk engkel dari Rp 30 ribu menjadi Rp 300 ribu, colt diesel dari Rp 18 ribu menjadi Rp 150 ribu dan bak terbuka dari Rp 5 ribu menjadi Rp 43 ribu. Penarikan pajak mulai berlaku pada 8 Februari ini. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 69 = 77

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.