Home JATENG RAYA METRO SOLO Tolak Digusur, Warga Jebres Pasang Bendera Setengah Tiang

Tolak Digusur, Warga Jebres Pasang Bendera Setengah Tiang

16
0
SHARE

SOLO – Ratusan warga Jebres Tengah, RT 02/04, Jebres, Solo melakukan aksi pengibaran bendera merah putih setengah tiang di depan Gedung Serba Guna Jebres tengah RT 02/04, Jebres pada Kamis 8/2). Aksi tersebut sebagai bentuk duka terhadap keputusan terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Solo yang melakukan pengusuran rumah mereka. Dimana warga Jebres Tengah dinilai Pemkot menempati tanah HP 00105 yang dikelola BLUD Solo Techno Park.

Warga Jebres Tengah mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk protes terkait rencana penggusuran di wilayahnya.

Dwi Julianto koordinator aksi sekaligus warga Jebres Tengah mengatakan pihaknya sudah menempati tanah tersebut sebelum adanya HP 00105 yang dipegang oleh Pemkot. Menurutnya, Pemkot tidak punya hak atas tanah tersebut, sebab setiap tahunnya ia bersama warga lain membayar PBB.

“Kami disini menuntut keadilan. Keadilan atas hak tanah ini, walau kami tak memiliki sertifikat resmi, tapi kami setiap tahunnya membayar PBB atas bangunan yang kami huni,” ujarnya.

Pemkot memberikan tenggat waktu hingga tanggal 31 Januari 2018 lalu kepada warga untuk pindah ke Rusunawa. Akan tetapi uang mereka tak diberi kompensasi, hanya diberikan onkos ganti bongkar sebesar Rp 50.000 per meter persegi.

Ongkos tersebut dirasa Marya Yuslami (50) tak sepadan dengan besaran biaya bongkar saat ini.  Ia mengaku antara warga dengan Pemkot belum pernah ada kata mufakat untuk pemindahan 22 KK warga Jebres Tengah.

“Kita 2 kali diajak mediasi namun belum sempat mencapai mufakat sudah disuruh angkat kaki, kita juga diintimidasi untuk segera pindah,” katanya.

Menurutnya, sebelum sertifikat HP 00105 diterbitkan, batas patok lahan berada di belakang rumahnya. Akan tetapi setelah sertifikat tersebut keluar di tahun 2015 lalu, batas patok tanah berada di depan rumahnya.

“Dulu kan disini kami menempati tanah jalan ya, dulu itu pagar ada di belakang rumah kami. dan masih ada buktinya sampai sekarang. Lha kok, sekarang berubah ada di depan rumah” imbuhnya. (MJ-25)

iklan dprd