Tiru Pilkada DKI, Relawan Sudirman-Ida Bakal Kepung Semua TPS

SEMARANG – Partai Gerakan Indonesia Raya bakal mengadopsi strategi pemenangan Pilkada DKI Jakarta dalam menyukseskan kemenangan pasangan gubernur nomor urut 2, Sudirman Said-Ida Fauziyah di bursa Pilgub Jawa Tengah. Sriyanto Saputro, Sekretaris DPD Gerindra Jawa Tengah mengatakan, kemenangan Pilgub DKI jadi pelajaran berharga untuk mengantisipasi kecurangan pada perhelatan Pilkada di daerah.

gerindra gugat KPU
Sekretaris DPD Gerindra Jawa Tengah, Sriyanto Saputro. Foto: metrojateng.com/dok

Untuk wilayah Jawa Tengah sendiri, pihaknya pun menerapkan strategi serupa. Menurutnya, ada 14 juta lebih DPT bermasalah yang berpotensi diubah jadi kecurangan saat coblosan Pilgub.

“Karena itulah, kami menyerukan kepada semua parpol koalisi guna mengawasi DPT di tiap TPS. Untuk mengantisipasi kecurangannya, kita kepung setiap TPS. Bukan tidak percaya pada panitia pengawas. Akan tetapi ini sikap kami untuk menjadikan putaran Pilgub yang berintegrigas dan bermartabat,” tegasnya, Selasa (12/6).

Parpol koalisi yang dimaksud Sriyanto itu terdiri dari, Gerindra, PKB, PKS dan PAN. Pria yang didampuk jadi corong publikasi pasangan Sudirman-Ida itu mengungkapkan bahwa, semua relawan akan dikerahkan untuk menjadi pengawas mandiri di setiap TPS.

“Pengalaman di Pilgub DKI, juga sama kayak saat ini. Ada temuan banyak DPT bermasalah. Kemudian semua relawan menjaga TPS secara mandiri. Ini yang kita terapkan juga. Maka setiap pemilih harus berusaha datang langsung supaya tidak muncul kecurangan,” terangnya.

Lebih lanjut, Sriyanto menyebut sedang berancang-ancang menyeret KPU Jateng ke ranah hukum jika tak lekas memperbaiki temuan DPT yang bermasalah.

Ia mengaku sudah menuntaskan pengecekan secara acak di 19 daerah. Hasilnya ada banyak DPT ganda dan invalid. Temuan terbanyak yaitu keberadaan calon pemilih yang punya kartu keluarga (KK) diluar domisili Jateng. Ternyata, kata Sriyanto, banyak kode KK diluar Jateng yang bermunculan di DPT Pilgub

“Untuk itu, kami lapor ke Bawaslu. KPU harus dipanggil buat mencoret DPT bermasalah. jika tidak direspon, KPU akan kami laporkan ke DKPP. Kami sudah komunikasi kepada DKPP untuk bersiap menempuh jalur hukum,” ujar Sriyanto.

Sekretaris DPW PKB Jateng, Sukirman, juga menganggap bila KPU sempat gelagapan menghadapi temuan DPT bermasalah sebanyak itu. Pihak KPU akhirnya mengakui maraknya DPT invalid yang muncul di Pilgub.

“Maka ada situasi di Kabupaten Pekalongan, dimana KPU setempat kemudian menginstruksikan ke warganya harus menunjukkan e-KTP dan disosialisaikan menyeluruh sampai Pemalang,” tutur Sukirman. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.