Beranda HEADLINE Tim Evakuator Korban dan Bangkai Heli Basarnas Terima Penghargaan dari Basarnas

Tim Evakuator Korban dan Bangkai Heli Basarnas Terima Penghargaan dari Basarnas

25
0
BERBAGI

Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Muda TNI M Syaugi saat memberikan penghargaan kepada potensi SAR yang aktif mengevakuasi korban dan reruntuhan helikopter Basarnas jateng, yang jatuh di gunung Butak, desa Canggal, kabupaten Temanggung, Selasa (25/7). (foto: ch kurniawati)
?

TEMANGGUNG – Sebanyak 92 lembaga dan organisasi relawan yang terlibat aktif dalam melakukan evakuasi korban dan bangkai helikopter HR-3602,  di Bukit Butak desa Canggal, kecamatan candiroto Kabupaten Temanggung Jateng, menerima penghargaan dari Badan SAR Nasional.Pemberian penghargaan dilakukan oleh kepala Basarnas, Marsekal Muda TNI Muhamad Syaugi di gedung Graha Bumi Phala komplek Setda Kabupaten Temanggungm, Selasa (25/7).
 Pemberian penghargaan berlangsung penuh keharuan. Semua tamu undangan termasuk Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Muda TNI Muhammad Syaugi, Bupati Temanggung, Bambang Sukarno, Dandim 0706, Kapolres Temanggung dan anggota SAR dari berbagai daerah, terdiam saat diputar video evakuasi bangkai helikopter.Video evakuasi merupakan dokumentasi yang dimiliki Basarnas Jateng.
 Dalam video terlihat bagaimana tim gabungan potensi SAR, seperti TNI, Polri, komunitas relawan, BPBD, masyarakat bahu membahu membawa bangkai helikopter dari ketinggian gunung Butak, desa Canggal. Kondisi medan di tengah-tengah ladang tembakau cukup sulit, karena tektur tanah yang licin. Namun mereka tanpa mengenal lelah berusaha membawa bangkai helikopter yang sudah terpotong-potong.
 Bahkan terlihat ada anggota SAR perempuan yang terisak, saat melihat foto anggota SAR Afandi yang menjadi korban meninggal di tayangkan.
 “Saya sungguh terharu melihat video tadi. Semua bahu membahu, saya lihat ada polisi memanggul reruntuhan helikopter, ada pula masayrakat yang merelakan traktornya untuk menyeret besi yang berat, juga potensi SAR lain yang hati-hati membawa reruntuhan turun dari bukit. Ini luar biasa,” kata Syaugi.
 Ia mengatakan, pemberian penghargaan ini sebagai wujud apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada lembaga-lembaga atau organisasi potensi SAR , yang telah menyumbangkan waktu dan tenaga,  untuk melakukan evakuasi secara ikhlas.
 “Tim gabungan ini mampu mengevakuasi jenazah hanya dalam beberapa jam setelah musibah, dan hal itu belum pernah terjadi sebelumnya,” ujarnya.
 Semua itu hanya bisa dilakukan, imbuh Syaugi,  karena kerjasama dan sinergi semua tim di bawah kepemimpinan bupati Temanggung, Kapolres maupun Dandim 0706 Temanggung.
 Ia meminta momentum pemberian penghargaan dapat di maknai lebih dari sekedar acara formal. Melainkan lebih kepada hubungan silaturahmi dan harapan untuk bisa membuka dan mempererat hubungan komunikasi dan kerjasama yang sudah baik, gar terus di tingkatkan, untuk memberikan pelayanan terbaik baik masyarakat, terutama untuk kegiatan kemanusiaan,
 Sementara itu, ke 92 lembaga dan organisasi relawan potensi SAR yang memperoleh penghargaan, diantaranya dari Pangkalan TNI AngkatanLaut, Kodim Temanggung, Kodim Wonosobo, Polres Temanggung, BPBD Tmanggung, Warga desa Canggal, Orari Temanggung, Banser, RSUD Joyonegoro Temanggung, Damkar Magelang, Boja Peduli dan SAR Kobra.
 Di bagian lain, Bupati Temanggung Bambang Sukarno menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Badan SAR Nasional kepada tim evakuasi korban dan helikopter dalam musibah kecelakaan di gunung Butak, desa Canggal, Candiroto Kabupaten Temanggung.
 Ia juga melihat begitu luar biasa kebersamaan tim relawan dalam melakukan evakuasi korban dan bangkai helikopter. (MJ-24).