Home > KRIMINAL & HUKUM > Tilep 20 Ton Bandeng, 4 Karyawan Ekspedisi Ditangkap

Tilep 20 Ton Bandeng, 4 Karyawan Ekspedisi Ditangkap

image
AKBP Martono menunjukkan empat tersangka penggelapan beserta truk pengangkut bandeng di Mapolda Jateng, Jum'at (29/8). Foto Metrosemarang/Fais UH

SEMARANG – Petugas Dit Reskrimum Polda Jateng meringkus empat tersangka penggelapan 20 ton ikan bandeng segar siap edar.  Tersangka utama merupakan karyawan  PT Manggala Kiat Ananda, perusahaan jasa ekspedisi di Jakarta.  Dia adalah Imamudin alias Yudiawan alias Udin (36) warga Gumelem RT 01 RW 02, Mulyoharjo, Pemalang.

Tersangka lain yakni Darmin (42) warga Persil nyeoran RT 43 RW 09 Kaliboto Lor, Jatiroto, Lumajang.  Samsul Huda (31) warga Watutulis Rt 02 Rw 06, Watutulis, Prambon, Sidoarjo, Jawa Timur dan Suyono alias Karyono (34) warga Klayusiwalan RT 08 RW 01 Batangan, Pati.

Saat gelar perkara di Mapolda Jateng, Jum’at (29/8), Udin yang merupakan supir tronton memaparkan, bandeng beku senilai 200 juta tersebut diangkut dari Gresik, Jawa Timur. Bandeng dari perusahaan yang bergerak dalam bidang perikanan CV H Anwar tersebut sedianya dikirim ke daerah Muara Baru Jakarta Utara. Namun dalam perjalanan, barang itu di bongkar di rumah makan Dua Putri, Juwana, Pati.

“Saya ambil dari Gresik, lalu barangnya dibongkar di Juwana. Setelah itu dikemas kecil-kecil kemudian dijual. Jualnya tetap di Jakarta tapi kami jual sendiri,” terangnya.

Udin memaparkan, satu kilo gram bandeng dijual dengan harga variatif. Mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 7 ribu. Dari total 20 ton bandeng tersebut hanya tersisa 7,7 ton yang belum terjual. “Saya baru dapat Rp 10 juta dari penjualan itu,” imbuh Udin yang mengaku dirinya dipaksa melakukan kejahatan oleh seseorang bernama Slamet.

Bukan hanya bandeng yang ditilap namun satu unit truk tronton bernomor polisi B 9966 UEU serta mesin pendingin juga hendak dijual.
Namun belum sempat dilakukan, mereka sudah diringkus tim Jatanras Dit Reskrimum polda Jateng yang dipimpin AKP Agus Supriyadi.

Kasubdit III Jatanras AKBP Martono H Marjuni mengatakan, empat tersangka kini mendekam di sel tahanan Polda Jateng. Mereka dikenai Pasal 372 jo pasal 55, jo pasal 56 jo pasal 480 KUHP. “Ada pelaku utama, Pasal 372, ada yang penadahnya juga, Pasal 480. Semua berhasil kami tangkap,” jelasnya.

Dari tangan para tersangka berhasil diamankan satu unit truk tronton, B 9966 UEU, 7,7 ton bandeng segar yang sudah busuk. Untuk keperluan persidangan, bandeng seberat 7.700 Kg tersebut diuangkan dengan harga Rp 7 ribu setiap kilogramnya. (les)

Ini Menarik!

HUT ke 42, Women’s International Club Semarang Komitmen Jaga Generasi Kedepan

Share this on WhatsApp SEMARANG- Organisasi sosial Women’s International Club (WIC) Semarang terus berkomitmen untuk …

Silakan Berkomentar