Tiga Bulan Kebanjiran, Warga Sayung Mulai Minim Bantuan

Seorang anak korban banjir di Desa Sayung. (Foto: metrojateng.com/MJ-23).

Demak – Banjir yang melanda Desa Sayung memang sudah mulai surut. Namun, ketinggian air yang masih 20-40 sentimeter membuat aktifitas warga belum normal.

Desa Sayung dilanda banjir sejak lebih dari tiga bulan terakhir. Terparah, ketinggian air mencapai 1,5 meter dan merendam ribuan rumah warga. Hingga saat ini, korban banjir masih berharap adanya bantuan.

Kepala Desa Sayung, Munawir menuturkan bahwa bantuan beras dan dapur umum dari Pemkab Demak sudah ditarik pada 21 Februari lalu. Saat ini, pihaknya mengandalkan bantuan dari pihak swasta.

“Belum bisa bekerja secara normal. Warga masih butuh bantuan. Tapi saat ini kami usahakan ke pihak swasta karena Pemkab sudah ditarik,” katanya, Rabu (28/2/2018).

Sarkan (48) warga Desa Sayung RT 1 RW 6 menuturkan bahwa banjir sudah mulai surut, namun masih merendam rumahnya hingga ke dalam ruangan. Bahkan ia membeli balok kayu untuk dijadikan akses masuk ke dalam rumahnya.

“Banjir datang sudah lebih dari tiga bulan, tapi terparah tiga minggu terakhir. Di halaman air sangat tinggi dan sampai masuk ke dalam rumah setinggi 1,5 meter,” ucapnya.

Untuk saat ini, lanjutnya, banjir sudah mulai surut hingga ketinggian 40 sentimeter. Kondisi tersebut memaksa 6 anggota keluarganya diungsikan ke rumah kerabat yang layak ditempati.

“Di rumah ini ada tujuh orang termasuk saya. Selama banjir, hanya saya yang menjaga rumah. Sedangkan yang lain saya ungsikan sampai sekarang. Hanya kalau siang kadang pulang,” imbuhnya.

Selama dilanda banjir, ia yang menjafi buruh tani tidak dapat bekerja. Untuk memenuhi kebutuhan hidup terpaksa harus berhutang dan mengandalkan bantuan.

“Pernah dapat bantuan berupa sembako, ada mi instan, beras dan lain lain. Tapi sekarang sudah habis. Ya kalau adanya apa ya dicaplok, wong memang belum bisa kerja,” pungkasnya.(MJ-23)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 27 = 33

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.