Beranda JATENG RAYA Tidak Kenal, Warga Minta Pelantikan Carik Ditunda

Tidak Kenal, Warga Minta Pelantikan Carik Ditunda

25
0
Warga Desa Korowelang Kulon Kecamatan Cepiring memprotes pelantikan perangkat desa baru, oleh sebab tidak mengenalnya. (foto: metrojateng.com/Edi Prayitno)

 

KENDAL – Puluhan warga Desa Korowelang Kulon Kecamatan Cepiring Kendal Senin (8/1) siang menggelar aksi di depan Kantor Kepala Desa setempat. Warga meminta pelantikan perangkat desa yang digelar dibatalkan. Warga tidak setuju dengan calon terpilih, sebab perangkat desa yang dilantik tidak mereka kenal.

Aksi protes warga dilakukan menjelang pelantikan dua perangkat desa hasil seleksi yang dilaksanakan dengan sistem komputer. Mereka membawa sepanduk tuntutan warga menilai hasil seleksi perangkat desa ini tidak mencerminkan keadilan. Akibat aksi tersebut, pelantikan tertunda.

Warga mengatakan seleksi dengan sistem komputer hanya menguntungkan mereka yang pintar. Warga menilai, banyak orang pintar justru kurang dapat bersosialisasi dengan warga. Narmuji, salah satu perwakilan warga mengatakan warga ingin seleksi perangkat desa dipilih oleh rakyat.

“Banyak orang pintar, tetapi untuk jujur dan sesrawung dengan warga itu yang susah.  Dengan dipilih langsung rakyat sehingga warga bisa menentukan pemimpin yang sesuai dengan harapan dan pilihan warga sendiri. Warga meminta agar pelantikan ditunda jika perlu hasil seleksi perangkat desa dibatalkan,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Desa Korowelang Kulon, Triyono menuturkan aksi warga ini karena ketidaktahuan warga tentang seleksi perangkat desa dengan sistem komputer. “Pemahaman warga, ada kewenangan Kepala Desa dalam seleksi perangkat desa ini. Padahal tidak ada, karena dalam aturan pelaksanaan tes menggunakan komputer,” katanya.

Aksi bubar setelah Kepala Desa memberikan arahan. Sambil meninggalkan Balai Desa, warga menempelkan poster tuntutan di pagar kantor. Setelahnya, pelantikan perangkat desa tetap dilaksanakan. “Pelantikan tetap dilaksanakan hari ini,” kata Triyono. (MJ-01)