Home > JATENG RAYA > Tewaskan Junior, Vonis 9 Taruna Akpol Impas dengan Masa Tahanan

Tewaskan Junior, Vonis 9 Taruna Akpol Impas dengan Masa Tahanan

Para taruna Akpol merangkul keluarga yang menghadiri sidang vonis. Sembilan taruna akpol dijatuhi hukuman enam bulan penjara atas tuduhan penganiayaan yang menewaskan junior. (foto: metrosemarang.com/Efendi)

 

SEMARANG – Sembilan taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang menjadi terdakwa atas kasus penganiayaan terhadap juniornya, Mohamad Adam hingga tewas dinyatakan bersalah oleh hakim Pengadilan Negeri Semarang, Jumat (17/11). Namun, kesembilan taruna tingkat III Akpol tersebut dinyatakan bebas dari hukuman penjara.

Majelis hakim yang dipimpin oleh Cusmaya, menyatakan kesembilan taruna tingkat III Akpol Semarang tersebut terbukti melanggar Pasal 170 ayat 1 KUHP sesuai tuntutan jaksa penuntut umum. Mereka kemudian dijatuhi hukuman 6 bulan penjara potong masa tahanan.

“Majelis hakim memutuskan kesembilan terdakwa terbukti bersalah dan melanggar Pasal 170 ayat 1 KUHP seperti didakwakan jaksa penuntut umum. Oleh karena itu, kesembilan terdakwa dijatuhi hukuman 6 bulan penjara potong masa tahanan. Terdakwa bisa bebas setelah keputusan ini,” ujar Cusmaya dalam persidangan di PN Semarang itu.

Hal itu lantaran telah menjalani masa tahanan sejak Mei 2017 lalu. Sehingga hukuman 6 bulan penjara pun terhapus oleh masa tahanan yang sudah mereka lalui.

Menanggapi keputusan hakim, kesembilan terdakwa melalui kuasa hukumnya menyatakan pikir-pikir. Mereka diberi waktu sekitar tujuh hari untuk mengajukan banding.

“Kami berterima kasih atas keputusan yang diberikan oleh Majelis Hakim. Ini juga pasti ada yang terima dan tidak terima, yang jelas kami patut bersukur bahwa nurani majelis hakim masih ada di indonesia saat ini,” ujar salah satu Kuasa Hukum terdakwa, Djunaedi usai persidangan.

Ia juga mengatakan akan berkonsultasi dengan para kliennya apakah keputusan tersebut bisa diterima atau tidak. “Tentunya akan kami konsultasikan kepada klien kami apakah menerima atau tidak, yang jelas ini semua adalah usaha kita semua,” pungkasnya.

Sementara itu, vonis hakim kepada sembilan taruna Akpol tersebut disambut gembira oleh keluarga para terdakwa yang hadir dalam persidangan. Isak tangis gembira pun menyelimuti ruang sidang setelah sidang vonis selesai dilaksanakan.

Diketahui sebelumnya, sembilan taruna tingkat III Akpol Semarang yang terdiri dari Joshua Evan Dwitya Pabisa, Reza Ananta Pribadi, Indra Zulkifli Pratama Ruray, Praja Dwi Sutrisno, Aditia Khaimara Urfan, Chikitha Alviano Eka Wardoyo, Rion Kurnianto, Erik Aprilyanto, dan Hery Avianto menjalani persidangan setelah didakwa kasus penganiayaan yang menyebabkan tewasnya taruna tingkat II, Brigadar Mohamad Adam, pertengahan Mei lalu.

Selain mereka, ada lima taruna tingkat III lainnya yang juga duduk diatas kursi pesakitan atas kasus penganiayaan terhadap juniornya itu. Namun kelima taruna tersebut belum menerima keputusan karena menjalani sidang secara terpisah. (fen)

 

Ini Menarik!

Elpiji 3 Kg Harus Dijual Sesuai Ketentuan Pemerintah

Share this on WhatsApp SEMARANG – Pertamina MOR IV Jawa Tengah dan DIY menegaskan elpiji …

Silakan Berkomentar