Beranda JATENG RAYA EKONOMI BISNIS Terminal Bandara Ahmad Yani Akan Tampung 6 Juta Penumpang

Terminal Bandara Ahmad Yani Akan Tampung 6 Juta Penumpang

32
0
BERBAGI
Topping off ceremony terminal Bandara Ahmad Yani Semarang. (foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto)

 

SEMARANG – Angkasa Pura I optimistis proyek terminal baru di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang bisa beroperasi secara bertahap pada Mei nanti. Proyek tersebut masuk dalam paket III mulai termimal penumpang yang dilengkapi gedung parkir satu lantai, gedung kargo, sebuah masjid dan gedung pertolongan kecelakaan dan pemadaman api.

“Terminal bandara baru Ahmad Yani sudah bisa beroperasi Mei 2018. Sehingga dapat digunakan melayani arus mudik Lebaran 2018. Kemudian pengoperasian penuh dilakukan pada 2019 mendatang,” ungkap Faik Fahmi, Direktur Utama Angkasa Pura I, saat menggelar acara topping off, pada Minggu (11/2).

Faik menekankan bahwa proyek terminal baru Bandara Ahmad Yani memiliki ciri khas tersendiri. Faik mengklaim terminal baru yang dibangun mengapung diatas rawa-rawa merupakan konsep pertama kali di Indonesia.

Dengan adanya proyek ini maka mampu menambah daya tampung penumpang menjadi sembilan kali lebih besar ketimbang bandara yang lama.

Proyek terminal baru ini digadang-gadang mampu menampung 6 juta penumpang per tahun. Sebab, luasan terminalnya mencapai 58.652 meter persegi. Kemudian luas apron juga bertambah lebar menjadi 72 ribu meter persegi dan bisa menampung 13 pesawat komersil serta dua pesawat kargo.

“Karena semula Bandara Ahmad Yani hanya menampung 800 ribu penumpang per tahun. Malahan pada 2017 kemarin jumlah penumpangnya membengkak 4,4 juta orang. Dengan kondisi keterbatasan kapasitas, selain membuat penumpang tidak nyaman, juga tidak dapat menerima slot baru terutama untuk penerbangan internasional. Ini jelas berpengaruh bagi pendapatan daerah,” bebernya.

Ia menyebut terminal bandara baru di Ahmad Yani Semarang dirancang sesuai konsep eco-airport port yang ramah lingkungan. “Karena dibawahnya ditanami ribuan pohon mangrove,” cetusnya.

Selain menggarap proyek terminal baru Bandara Ahmad Yani, katanya, AP 1 juga mengebut pengembangan Bandara Syamsuddin Noer Banjarmasin dan Bandara Adisucipto Yogyakarta. “Kami yakin bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai target,” lanjutnya.

Sementara itu, Gubernur Ganjar Pranowo mengaku sudah berkeliling untuk melihat progres pembangunan terminal baru sebagai pengembangan Bandara Ahmad Yani. Menurutnya ini konsep yang unik di dunia. “Ini bandara akan digunakan pertama kali ketika Lebaran tahun ini,” terang Ganjar.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang hadir dalam kesempatan yang sama juga mengapresiasi kerjasama yang terjalin dalam percepatan proyek tersebut. “Proyek ini jadi kolaborasi antar instansi dan bisa ditetapkan di daerah-daerah lainnya,” tutupnya. (far)