Terjerat OTT, Empat Pegawai BPN Masih Bekerja

suap BPN semarang
Ilustrasi

 

SEMARANG – Setelah terjerat operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Kejari Kota Semarang, empat pegawai negeri sipil masih melenggang bebas. Pada hari ini, Rabu (7/3), keempat orang itu termasuk Kepala BPN Kota Semarang, Sriyono masih bekerja di kantornya.

Kasubag Tata Usaha BPN Kota Semarang, Pawarto mengatakan keempat orang itu saat ini masih beraktivitas seperti biasanya. “Ya (sudah di kantor),” jawabnya ketika ditanya apakah keempat pegawai tersebut ada di kantor.

Menurutnya pelayanan di BPN saat ini tetap berjalan kondusif. Masyarakat, kata Pawarto, masih banyak yang mengajukan sertifikat pertanahan. Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa pelayanan dilakukan online dan pembayaran melalui bank atau kantor pos sehingga tidak ada cash di kantor BPN.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri Kota Semarang menyita 10 amplop berisi uang tunai Rp 32.400.000 dalam operasi tangkap tangan (OTT) Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Sriyono, di kantornya Jalan Ki Mangunsarkoro.

Kepala Kejari (Kajari) Kota Semarang, Dwi Samudji, menyatakan OTT dilakukan petugasnya pada Senin (5/3) sekitar pukul 16.30 WIB kemarin.

Dalam OTT, Dwi menegaskan terdapat empat pelaku yang dicokok. Mereka antara lain, berinsial WR, S, J, dan F. Kuat dugaan, WR tak lain Kasubsi Pemeliharaan Data Pertanahan BPN Kota Semarang, Windari Rochmati.

Sedangkan insial S Kepala BPN Kota Semarang, Sriyono. Dua inisial J dan F sendiri merupakan Jimny dan Fahmi yang menjadi tenaga honorer BPN. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 50 = 57

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.