Beranda JATENG RAYA METRO SEMARANG Terhambat Masalah Sosial, Revitalisasi Banjir Kanal Timur Terancam Molor

Terhambat Masalah Sosial, Revitalisasi Banjir Kanal Timur Terancam Molor

21
0

SEMARANG – Masalah relokasi pedagang kaki lima (PKL) dan hunian liar dalam proyek revitalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) yang tak kunjung selesai, dikhawatirkan membuat target percepatan revitalisasi selesai pada akhir 2018 tak tercapai.

Penertiban bangunan di bantaran Sungai Banjir Kanal Timur, Rabu (11/7). Foto: masrukhin abduh

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali – Juana Ruhban Ruzziyatno mengatakan, masalah sosial relokasi PKL dan hunian liar tersebut adalah tanggung jawab Pemerintah Kota Semarang. Ia berharap Pemkot dapat menyelesaikannya pada akhir bulan Juli ini.

‘’Hingga memasuki bulan Juli ini masalah sosial yakni penyelesaian relokasi PKL dan hunian liar yang saat ini masih bertahan di bantaran sungai tak kunjung selesai,’’ kata Ruhban, Rabu (11/7).

Menurutnya, jika permasalahan sosial itu tak kunjung diselesaikan, maka dikhawatirkan pengerjaanrevitalisasi BKT akan terhambat. Karena kegiatan revitalisasi tak bisa dikerjakan.

Bahkan, dikhawatirkan tidak bisa selesai sesuai target yang sudah diamanatkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yakni akhir 2018.

Ruhban menegaskan, apabila Pemkot tidak bisa menyelesaikan, maka Gubernur yang nantinya akan turun tangan. Sebagai orang yang memiliki tanggung jawab mutlak berkaitan dengan proses revitalisasi sungai BKT ini.

‘’Masih ada 759 PKL yang hingga saat ini masih menempati bantaran sungai. Terbanyak di Kelurahan Karang Tempel ada 395 PKL.  Dan juga hunian liar yang berjumlah 206’’, katanya.

Dicontohkan, bantaran sungai bagian kanan BKT saat ini belum bisa dikerjakan karena masih ada masalah sosial. Sebab di Kelurahan Karang Tempel masih banyak PKL yang menempati bantaran sungai dan belum direlokasi.

Sebelumnya, Dinas Perdagangan Kota Semarang pagi tadi telah mulai membongkar PKL dan hunian liar di Bugangan dan Mlatiharjo. Ditargetkan pembongkaran seluruh bangunan pada 23 Juli akan selesai.

Sedangkan untuk PKL dan hunian liar di Karangtempel masih harus menunggu tempat relokasi di Pasar Klithikan selesai. Ditargetkan baru akhir Agustus nanti bisa selesai, dan PKL baru bisa direlokasi dari bantaran. (duh)