Beranda JATENG RAYA Tepergok Ikut Kampanye Pilgub, 14 Kades Purworejo Bakal Dipidana

Tepergok Ikut Kampanye Pilgub, 14 Kades Purworejo Bakal Dipidana

179
0
BERBAGI
Koordinator Divisi Penindakan dan Penyelesaian Sengketa, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah Sri Wahyu Ananingsih. (Foro: Metrojateng.com/ Fariz Fardianto)

SEMARANG – Sebanyak 14 kepala desa (kades) di Kabupaten Purworejo terancam dijebloskan penjara setelah tepergok menghadiri proses kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) bersama salah satu pasangan calon (paslon).

Koordinator Divisi Penindakan dan Penyelesaian Sengketa, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah Sri Wahyu Ananingsih, mengatakan, keempat belas kades itu diduga telah melanggar pasal 71 ayat 3 UU 10 tahun 2016 yang mengatur tentang sikap netralitas kades dan ASN di Pemilu.

“Hasil laporan dari petugas pengawas pemilu setempat, mereka telah melakukan tindakan yang menyalahi aturan dengan menghadiri kampanye¬† salah satu paslon,” ungkap Sri Wahyu, Rabu (29/2).

Menurutnya tindak pelanggaran yang dilakukan 14 kades saat ini sudah diproses oleh Penegakan Hukum dan Terpadu (Gakumdu). Pihaknya sedang meminta pendapat dari para saksi ahli. “Jika terbukti pasti ada sanksi pidana penjara bagi mereka,” sambungnya.

Selain Purworejo, pihaknya juga sedang memproses pelanggaran netralitas di Kabupaten Kudus. Ia menyebut terdapat seorang camat dan lima kades di Kudus yang terancam sanksi serupa.

“Yang Kudus sedang dimintai klarifikasi. Kita tunggu prosesnya sampai selesai agar dapat merekomendasikan sanksi kepada Komisi ASN,” tegasnya.

Lebih lanjut, pada putaran Pilkada serentak tahun ini, jumlah pelanggaran netralitas ASN marak ditemukan di sejumlah daerah. Para ASN melanggar netralitas saat proses kampanye Pilkada di Brebes dan Jepara. Untuk pelanggaran lainnya yaitu dugaan pencatutan nama anggota masyarakat dalam daftar Sipol KPU.

“Tetapi yang terbanyak melakukan pelanggaran yakni dalam pemasangan alat peraga kampanye,” tandasnya. (far)