Tempat Evakuasi Akhir Disiapkan untuk Warga Kaki Merapi

MAGELANG – Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang sudah menyiapkan 17 Tempat Evakuasi Akhir (TEA) untuk menampung warga terdampak erupsi Gunung Merapi. Petugas telah melakukan bersih-bersih di beberapa TEA yang tersebar di beberapa kecamatan.

Tim Reaksi Cepat atau relawan desa sedang berkumpul untuk menerima sosialisasi dari petugas terkait kondisi Gunung Merapi. Foto: ch kurniawati

“Kami mengecek dan melakukan bersih- bersih di beberapa TEA agar siap digunakan bila sewaktu-waktu warga mengungsi,” kata Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Didik Wahyu Nugroho, Rabu (23/5).

Selain TEA, BPBD juga menyiapkan 11 Tempat Evakuasi Sementara (TES) di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III di 3 kecamatan, antara lain Dukun, Srumbung dan Sawangan. Hal itu dilakukan karena sifat letusan freatik berbeda dengan letusan magmatik. Ancaman letusan freatik tidak terlalu luas. Hujan abu yang mengguyur paling jauh sekitar 7 km.

Dari hasil pengecekan, menurut Didik, masih banyak TEA yang perlu peningkatan sarana dan prasarana. Terutama untuk kebutuhan dasar air dan MCK serta kebutuhan dapur umum.

Seperti diketahui, BPPTKG menaikkan status Gunung Merapi dari normal ke level waspada. Atas naiknya status tersebut, BPBD Kabupaten Magelang langsung melakukan langkah antisipatif. Selain menyiapkan TEA, petugas juga gencar melakukan sosialisasi kepada warga.

“Alhamdullilah, warga sangat kondusif, tidak terjadi kepanikan yang luar biasa. Mereka juga sangat mendukung untuk penanganan kejadian,” katanya. (MJ-24)

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 2 = 7

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.