Home > JATENG RAYA > EKONOMI BISNIS > Telat Bayar Pajak, Enam Pengusaha Diseret ke Pengadilan

Telat Bayar Pajak, Enam Pengusaha Diseret ke Pengadilan

SEMARANG – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah I menyatakan telah menyeret enam pengusaha ke pengadilan setempat lantaran terlambat membayar pajak tahunan.  

Dasto Ledyanto Plt Kepala Kanwil DJP I Jateng, mengatakan proses sidang yang dilakukan bagi keenam pengusaha itu telah selesai pada akhir Desember 2016 kemarin.

“Selama 2016 kita lakukan enam paksa badan atau sanksi bagi mereka yang tidak melakukan pembayaran pajak akan langsung dipenjara selama kurang enam bulan,” kata Desto, saat menghadiri sosialisasi Amnesty Pajak di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BPPD) Jalan Imam Bonjol Semarang, Senin (16/1).

Meski begitu, ia menjelaskan lima orang di antaranya langsung melunasi pajaknya saat mendekati vonis di pengadilan. “Belum sempat masuk penjara, lima orang ini ternyata sudah melunasi pajaknya,” ungkapnya, tanpa menyebut identitas para penunggak pajak tersebut.

Sedangkan, menurutnya satu pengusaha sisanya terpaksa dijebloskan ke bui lantaran menunggak pajak cukup besar. Ia bilang proses persidangan bagi satu pengusaha itu cukup alot karena harus menampilkan bukti-bukti tunggakan pajak yang ada selama ini.

“Sampai akhirnya yang satu ini sempat dipenjara lalu sehari kemudian melunasi tunggakannya. Nominalnya sekitar Rp 700 juta. Semua prosedur sudah kita tunjukan di muka sidang bahkan majelis hakim memutuskan besaran denda senilai Rp 20 miliar,” kata dia. (far)

Ini Menarik!

Buka Kelas Industri, SMK 7 Didukung Bengkel Mini Bintrako Dharma

Share this on WhatsApp SEMARANG – Zaman sekarang hanya berbekal keterampilan saja tidak cukup bagi …

Silakan Berkomentar