Taruna Akpol Harus Paham Teknologi “Zaman Now”

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Bakharuddin mengisi seminar di Gedung Indonesia Akademi Kepolisian (Akpol), Selasa (13/2). (foto: metrojateng.com/Efendi)

 

SEMARANG –  Taruna Tingkat IV Angkatan 49/Prawira Hirya Akademi Kepolisian menggelar seminar sekolah nasional bertajuk “Pemanfaatan Teknologi Untuk Polri Yang Promoter Dalam Pelaksanaan Pemilukada Serentak 2018”. Seminar yang digelar di Gedung Indonesia Akademi Kepolisian itu dihadiri oleh ratusan peserta yang meliputi mahasiswa, Taruna Akpol, Taruna Akmil dan beberapa lainnya.

Gubernur Akpol, Irjen Pol Rycko Almeza mengatakan seminar kali ini membahas tentang isu-isu perkembangan tegnologi di tengah masyarakat yang perlu adanya peran penting mereka untuk menjadikannya sesuatu yang bermanfaat.

“Seminar ini juga kita kaitkan dengan tantangan masyarakat saat ini termasuk anggota penegak hukum angota polri sekaligus untuk memberikan informasi kekinian tentang isu-isu sosial yang penting untuk diketahui oleh masyarakat dan tentunya untuk dilakukan antisipasi secara proaktif oleh masyarakat,” ujar Rycko, Selasa (13/2)

Rycko juga mengatakan, ada tiga isu teknologi yang difokuskan dalam pembahasan di seminar nasional itu. Tiga diantaranya yakni Tengnologi Informasi, Teknologi Foresik, serta Teknologi Transportasi. Menurutnya, tiga pengembangan teknolgi tersebut harus dipelajari oleh para taruna sebelum terjun sebagai pelayan masyarakat.

“Teknologi Forensik ialah teknologi kehakiman yang hanya dimiliki oleh Polri untuk pembuktian dan mengungkap suatu perkara. Jadi teknologi ini digunakan sebagai basis untuk melakukan scientific suatu investigasi, meskipun investigasi secara konvensional tetep dilakukan, seperti observasi, pemeriksaan, pengamatan,” kata Rycko.

Selain Forensik, kini pihak Polri masih mengembangkan teknologi transportasi yang juga menjadi prioritas. Perkembangan tegnologi transportasi ini diharapka bisa meningkatkan keamanan berkendara bagi masyarakat Indonesia khususnya.

“Untuk ini kami hadirkan Direktur Lalulintas Polda Jawa Tengah, kebetulan tahun kemarin pihak Polda Jateng mendapatkan peghargaan tingkat nasional dari jumlah inovasi yang bisa dikumpulkan dalam satu tahun,” beber Rycko.

Sementara itu, Direktur Lalulintas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Bakharuddin saat mengisi seminar memaparkan beberapa invasi yang kni tengah dikembangkan salah satunya helm yang terintegrasi dengan kendaraan roda dua. Dimana helm tersebut akan mengeluarkan suara ketika pengaitnya belum terpasang atau berbunyi klik.

“Selain itu juga kalau sabuk pada helmnya belum terpasang utuh maka akan sepeda motor tidak akan bisa menyala, namun eknologi ini masih dikembangkan oleh pihak kami,” tukas Bakharuddin.

Seminar kali ini juga menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Dosen ITE Akpol Iwan Nur Adi, Kapuslabfor Polri, Brigjen Pol Alex Mandalika, Dirtipidsiber Polri, Brigjen Pol M Fadil Imran. (fen)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

9 + 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.