Tarif Retribusi Sampah di Semarang Bakal Naik per 1 Juli

SEMARANG – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, Gunawan Saptogiri menyatakan, pihaknya akan melakukan penyesuaian tarif retribusi pelayanan persampahan / kebersihan per 1 Juli 2018 nanti.

Nadine Chandrawinata peringati hari peduli sampah di Semarang
Artis Nadine Chandrawinata bersama pasukan Patroli Sampah memunguti sampah di Kawasan Simpang Lima Semarang, Minggu (25/2). Per 1 Juli 2018, tarif retribusi sampah di Semarang bakal naik. Foto: ade lukmono

“Penyesuaian tarif tersebut berdasarkan Peraturan Wali Kota Semarang Nomor 18 Tahun 2018,” ujarnya, Jumat (22/6).

Pihaknya telah melakukan sosialisasi sebelum pemberlakuan penyesuaian tarif tersebut. Kenaikan retribusi sekitar Rp15.000.

“Kenaikan paling tinggi terdapat di pengangkutan yang dilakukan langsung dinas sebesar Rp 55.000/meter kubik. Atau naik sebesar Rp. 15.000 dari tarif sebelumnya Rp 40.000,” terangnya.

Dia mengklaim, selama 6 tahun terakhir tarif retribusi sampah tidak pernah mengalami kenaikan. Tarif mengalami kenaikan mulai Rp 500 sampai Rp 3.000.

Adapun tarif pengangkutan pembuangan langsung ke tempat pembuangan akhir yang sebelumnya Rp 7.500/meter kubik dengan penyesuaian tarif tersebut menjadi Rp. 12.000. Dan untuk golongan rumah tangga dengan kelas jalan V, IV, III, II dan I menjadi Rp 3.000- 12.000 setiap bulan.

”Keputusan penyesuaian tarif ini berlaku Juli 2018 dengan pelayanan Juni 2018. Tarif tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah, jika tidak dapat subsidi tarif paling rendah sekitar Rp 15.000,” katanya.

“Untuk tarif retribusi pelayanan persampahan/ kebersihan masih terbilang kecil dibandingkan kota metropolitan lainnya seperti Surabaya dan Jakarta,” tandasnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

7 + 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.