Beranda JATENG RAYA METRO MURIA Tarian Erotis Warnai Ultah Klub Motor di Pantai Kartini

Tarian Erotis Warnai Ultah Klub Motor di Pantai Kartini

460
1
BERBAGI

JEPARA – Video tarian erotis dalam acara kumpul Komunitas motor Yamaha NMAX di Pantai Kartini Jepara tersebar melalui media sosial Whatsapp. Di dalam video tersebut terlihat 3 wanita sedang menari hanya berbalut bikini.

Ilustrasi

Ada beragam video yang tersebar. Diantaranya berdurasi 5 detik dengan jarak pengambilan gambar sangat dekat, dan video berdurasi 29 detik diambil lebih jauh.

Tiga wanita menari erotis dengan iringan musik disco tersebut tampak dikelilingi orang-orang berseragam kaos komunitas motor. Tubuh penari disemprot air sehingga terlihat lebih seronok.

Saat dikonfirmasi wartawan, Manager Pantai Kartini Joko Wahyu Sutejo menyampaikan bahwa memang ada acara ulang tahun Komunitas motor Yamaha NMAX di Pantai Kartini, Sabtu (14/4) sore.

“Iya ada acara ulang tahun NMAX di Pantai Kartini tadi siang‎. Terkait adanya insiden itu (tarian erotis) kami sangat menyayangkan. Itu kurang pas. Selain itu kami hanya ketempatan saja,” tuturnya, dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (15/4)

Menurutnya, ia menerima permohonan izin dari panitia sekitar dua minggu lalu. Namun, di dalam surat permohonan izin tidak dijelaskan secara mendetail berkait susunan acara. Surat izin yang masuk, lanjut dia, hanya permohonan pinjam tempat untuk acara.

“Kita sudah ketemu dengan panitianya dua minggu lalu, mereka hanya memberikan keterangan pinjam tempat untuk ultah NMAX dan hiburan dangdut gitu saja. Ketuanya kalau tidak salah Jalil dan ketua NMAX (Jepara) Faiz‎. Untuk izin kami hanya memberikan rekomendasi, selanjutnya izin diberikan oleh Polres Jepara. Kami tahunya kalau sudah diberikan izin oleh Polres ya sudah beres,” tuturnya.

Ia sendiri mengatahui hal itu setelah mendapat laporan dari bawahannya yang ada di lapangan.

“Saat itu saya lagi pulang sebentar, dan mendapat laporan dari bawahan terkait hal itu. Mosok sampai seperti itu. Kalau izin tempat sampai pukul 16.00 WIB,” paparnya.

Ditambahkannya, tak selang lama acara tersebut dihentikan polisi. Namun, hal itu sangat disayangkan lantaran selama ini kegiatan yang diselenggarakan di Pantai Kartini dijaga agar tidak ke arah sensual.

“Kalau kegiatan yang kami selenggarakan hanya organ tunggal‎, tidak sampai vulgar seperti itu,” ucapnya.

Sementara, hingga saat ini Ketua Panitia Jalil masih belum dapat dihubungi. Kasus ini sedang dalam penanganan petugas kepolisian.

Diwawancara terpisah, Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharto menuturkan bahwa pihaknya sudah memeriksa belasan orang berkait hal tersebut. Untuk sementara, sudah ada satu orang ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah kami tindak lanjuti. Belasan orang kami periksa, dan sementara satu orang jadi tersangka. Tapi masih kami kembangkan,” tandasnya.(MJ-23)