Beranda JATENG RAYA METRO SOLO Tangkal Isu SARA, Solo Batik Carnival bakal Lebih Beragam

Tangkal Isu SARA, Solo Batik Carnival bakal Lebih Beragam

66
0

SOLO – Pagelaran Solo Batik Carnival (SBC) 2018 menghadirkan beragam busana kreasi dari berbagai daerah di Indonesia. Tahun ini SBC mengusung tema “Ika Paramartha” dalam bahasa Sansekerta yang berarti persatuan dalam kesatuan, perbedaan dalam keanekaragaman, dan keunikan dalam ciri khas masing-masing daerah.

Delapan defile SBC 2018 yang dipamerkan di Pendapi Gedhe, Balai Kota Solo. Foto: metrojateng.com

“Kita ingin tolak SARA di gelaran ini (SBC.red), kita harapkan SBC ke-11 ini bisa mengusung perdamaian dan persatuan bangsa,” ujar Ketua Yayasan SBC, Lia Imelda saat jumpa pers di Pendapi Gedhe, Balai Kota Solo, Selasa (10/7).

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Hasta Gunawan mengatakan pegelaran SBC ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yang mana mengikutsertakan peserta dari berbagai daerah. Terdapat 158 peserta dari katagori anak-anak hingga dewasa, semuanya menggunakan kreasi kostum dari berbagai daerah.

“Kita harap ini lebih meriah dari tahun sebelumnya, selain itu penonton juga lebih beragam tidak hanya dari Solo dan daerah sekitar saja tapi juga dari mancanegara,” ujarnya.

Ada delapan defile dalam SBC 2018 ini. Di antaranya adalah defile Lenggang Batavia mewakili Provinsi DKI Jakarta, Jawa Dwipa (Jawa Tengah), Nagari Minangkabau (Sumatera Barat), Mapalili Mamiri (Sulawesi Selatan), Dayak Borneo (Kalimantan Timur), Tiara Dewata (Bali), Sasando Timor (NTT), dan Tana Sajojo mewakili Papua.

SBC 2018 digelar tanggal 14 Juli 2018 mulai pukul 13.00 hingga 17.000 WIB.Dengan rute dari Stadion Seiwedari Solo menuju ke Benteng Vastenburg. (MJ-25)