Tanamkan Pendidikan Karakter, Pemkot Solo Gelar Festival Wayang Bocah

SOLO – Sebanyak sembilan kelompok sanggar seni menyajikan berbagai lakon dalam festival wayang bocah yang digelar di Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari, Kota Solo. Para peserta yang tergolong masih anak-anak ini, menampilkan beberapa lakon seperti ‘Lakon Gua Kiskenda’, ‘Anoman Obong’ dan lain sebagainya.

Festival Wayang Bocah di GWO Solo, Kamis (5/7). Foto: meteojateng.com

Salah seorang pemain, Rinda dari Sanggar Seni Sarwi Retno Budaya mengaku senang bisa bermain dalam Festival Wayang Bocah ini. Ia merasa sedikit nervous saat pertama naik ke atas panggung.

“Ya senang karna ikut nguri-uri budaya Jawa,” ujarnya saat ditemui usai pentas di GWO Sriwedari, Kamis (5/7).

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Solo, Kinkin Sutanul Hakim mengatakan kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini bertujuan untuk melestarikan budaya di Kota Solo. Selain itu sebagai salah satu bentuk pendidikan berkarakter yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan zaman.

Dasar-dasar kebudayaan sebagai masyarakat Jawa dengan etika dan kesopanan bisa ditanamkan kepada anak melalui pagelaran wayang orang.

“Ini adalah adalah kegiatan rutin kita dengan melestarikan budaya tradisi kota Solo, dengan budaya wayang orang ini tak hanya tidak hanya ke untuk seniman dewasa tetapi untuk remaja dan anak,” ujar Kinkin. (MJ-25)

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 60 = 62

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.