Home > EDUKASI > Taman Baca Masyarakat jadi Ruang Belajar Alternatif

Taman Baca Masyarakat jadi Ruang Belajar Alternatif

Bupati Kendal Mirna Annisa saat meresmikan taman baca masyarakat di Patean, Kendal.

KENDAL – Taman baca diharapkan bisa menjadi ruang belajar alternatif bagi masyarakat khususnya anak-anak. Ruang belajar bagi anak-anak tidak lagi nyaman karena terganggu bisingnya kendaraan atau televisi yang membuat konsentrasi belajar berkurang.

“Taman baca ini dapat menjadi ruang belajar alternatif bagi masyarakat, terutama anak-anak. Saya manaruh harapan, anak-anak yang berkembang cerdas akan turut serta membangun desanya,” ujar Bupati Kendal Mirna Annisa  saat meresmikan 10 taman baca masyarakat (TBM) yang didirikan KSR PMI Kecamatan Patean.

Untuk itu, dirinya meminta TBM tersebut dapat dikelola dengan baik. Selain memberikan kenyamanan, secara manajemen juga dapat berjalan baik.  “Melalui taman baca ini, anak-anak bisa diajar mengaplikasikan pengetahuan yang benar dan bermanfaat,” paparnya.

Ketua Korps Sukarelawan (KSR) Kecamatan Patean, Munawar mengatakan, saat ini baru mendirikan 10 taman baca yang tersebar di 7 desa, sehingga masih ada rencana untuk mendirikan taman baca di 7 desa lainnya di Kecamatan Paten. Jumlah buku yang ada sekitar 6000 buku, yang merupakan sumbangan dari berbagai pihak.

“Kami baru bisa mendirikan 10 TBM di 7 desa,” ungkapnya.

Dikatakan, untuk pendirian taman baca yang paling utama harus ada tempat dan pengelola. Sedangkan untuk fasilitas lain, seperti rak buku dan buku-buku diupayakan olek relawan KSR. 

“Relawan KSR di Kecamatan Patean ada 30 orang, merata di semua desa. Untuk desa-desa yang belum ada TBM, sedang diupayakan segera mendirikan TBM,” ucapnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kendal, Abdus Salam mengatakan, akan melakukan pembinaan terhadap taman baca masyarakat yang ada, baik pembinaan dari segi fisik atau penataan ruang,  administrasi maupun pemberdayaan masyarakat pembaca. 

Ditambahkannya, taman baca masyarakat merupakan sarana terdekat bagi masyarakat untuk menambah pengetahuan lewat buku-buku. Terkait dengan koleksi buku, pihaknya mempersilahkan kepada taman baca masyarakat untuk pinjam buku di Perpustakaan Daerah. 

Untuk bantuan buku-buku saat ini belum bisa karena terbentur dengan aturan. Tapi kalau pinjam dipersilahkan,” tandasnya. (MJ-01)

Ini Menarik!

Buka Kelas Industri, SMK 7 Didukung Bengkel Mini Bintrako Dharma

Share this on WhatsApp SEMARANG – Zaman sekarang hanya berbekal keterampilan saja tidak cukup bagi …

Silakan Berkomentar