Home JATENG RAYA EKONOMI BISNIS Taksi Online di Jepara Diminta Urus Izin

Taksi Online di Jepara Diminta Urus Izin

16
0
SHARE
Ilustrasi
JEPARA – Armada taksi di Kabupaten Jepara saat ini ada sekitar 14 armada. Praktis tinggal menyisakan kuota 20 armada sesuai peraturan Pemerintah provinsi Jawa Tengah membatasi jumlah taksi di Kabupaten Jepara hanya 34 armada.
Sementara, taksi berbasis aplikasi jumlahnya masih kurang dari 10 armada. Kepala Bidang Perhubungan Darat pada Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara Setyo Adhi menyampaikan, jumlah kuota taksi itu meliputi taksi daring dan konvensional. Saat ini, jumlah taksi konvensional sebanyak 14 armada.
“Kuota tinggal menunggu SK (surat keputusan) gubernur. Kami pernah bertanya ke Grab berapa taksinya yang beroperasi (di Jepara), sampai sekarang kami belum mendapat jawaban,” ujar Adhi, Kamis (1/2).
Dikatakannya, saat ini pihaknya tengah gencar melakukan sosialisasi perizinan taksi sewa khusus. Sebab, sampai saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengathui prosedur tersebut. Dishub Jepara mengetahui keberadaan taksi online dari aplikasi. Hingga ini belum ada yang mengajukan izin kendaraan sewa khusus.
“Taksi online atau kendaraan sewa khusus memang sudah ada di Jepara, tapi jumlahnya belum banyak. Mereka juga belum mengajukan izin, jadi masih ilegal,” ungkap Adhi.
Adhi berharap, taksi konvensional dapat berkolaborasi dengan taksi online. Sebab, taksi konvensional akan diuntung. Yaitu, dapat menarik penumpang secara konvensional maupun online.
“Kemudian untuk menjadi taksi on line harus berbdan usaha PT atau koperasi,” terang Adhi.
Berkait batasan wilayah operasi, ditambahkan Adhi, taksi on line di Jepara wilayah ambil penumpangnya meliputi Kabupaten Jepara, Kudus, Pati, Rembang, dan Blora. Tapi, boleh mengantar penumpang ke seluruh wilayah Jawa Tengah. (MJ-23)
iklan dprd