Home > JATENG RAYA > METRO SOLO > Tak Berizin, Satpol PP Boyolali Kosek Panti Pijat

Tak Berizin, Satpol PP Boyolali Kosek Panti Pijat

image
Satpol PP Boyolali melakukan operasi perizinan disejumlah panti pijat dan hotel. Foto Metrojateng

BOYOLALI – Upaya untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) terus dilakukan Satpol PP Boyolali. Polisi Pamong Praja itu Senin (15/9), menyisir ke sejumlah panti pijat dan perhotelan di Kota Susu, untuk mendata tentang izin usahanya. Hasilnya, masih cukup banyak pelaku usaha tersebut yang melanggar perizinan.

Kasi Penegakkan Produk Hukum Daerah (Gakda) Satpol PP Boyolali, Suryoko, mengungkapkan operasi tersebut dilakukan tim Satpol PP ke panti pijat dan perhotelan yang tersebar di sejumlah kecamatan. Antara lain di Kecamatan Ampel, Boyolali Kota, Mojosongo, Teras dan Banyudono. “Operasi ini kami laksanakan dalam upaya untuk menertibkan perizinan para pelaku usaha di Boyolali,” ujar Suryoko kepada wartawan.

Maka, di setiap tempat usaha yang didatangi, petugas memeriksa kelengkapan izin usahanya. Seperti IMB, izin gangguan atau HO, SIUP, tanda daftar perusahaan (TDP), dan izin pengambilan air bawah tanah (ABT).

Hasilnya, ungkap dia, masih cukup banyak panti pijat dan hotel yang bermasalah dengan izin usaha atau izinnya belum lengkap. Ada sekitar 10 tempat yang didatangi. “Dari tempat-tempat yang kami datangi itu, kalau dipersentasekan ada sekitar 40 persen yang melanggar perizinan,” bebernya.

Menurut dia, ada beberapa hotel yang melanggar izin pengambilan air bawah tanah. Sementara untuk panti pijat, ada sebagian yang belum berizin. Bahkan, di wilayah Ampel ada satu panti pijat yang ditengarai melanggar izin usaha. Sebab di panti pijat itu, didapati alat karaoke. Padahal, izinnya adalah panti pijat. “Jika nanti terbukti, akan kami rekomendasikan agar izinnya dicabut,” tegasnya. (MJ-07)

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

Share this on WhatsAppSEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat …

Silakan Berkomentar