Beranda PLESIRAN KULINER JATENG Tahok, Jajanan China Langka di Pasar Gede Solo

Tahok, Jajanan China Langka di Pasar Gede Solo

119
0
Tahok pasar gede solo
Tahok Mbah Mitro di Pasar Gedhe, Solo. (foto: metrojateng.com/MJ-25)

 

SOLO – Jika Anda berkunjung di Pasar Gedhe Solo, jangan lupa mencicipi salah satu makanan khas dari bahan baku kedelai ini. Tahok begitulah orang sering menyebutnya.

Tahok adalah jenis makanan tradisional dari negeri Tiongkok yang dibawa dan diwarisi secara turun temurun oleh keturunan etnis Tionghoa yang tinggal di daerah Pasar Gedhe Solo atau juga dikenal sebagai daerah pecinan.

Tao atau teu berarti kacang (kedelai) dan hoa atau hu yang katanya berarti lumat. Tahoa sama saja berarti kedelai yang dilumatkan yang menyerupai tahu atau tofu dengan tekstur yang lebih lembut dan berwarna putih bersih.

Salah satu penjual tahok, Senton mengaku sudah turun temurun menjual tahok bagi masyarakat Solo. Baginya, tahok adalah salah satu kuliner tradisional yang semakin langka. Dengan gerobak sederhana tahok miliknya bisa dijumpai di lahan parkir Pasar Gedhe sisi barat.

“ Saya buka mulai pukul 6 pagi sampai persedian habis, harganya tujuh ribu rupiah permangkoknya,” jelasnya.

“Biasanya habis ya jam 10 sudah habis, banyak pelangannya dari masyarakat sekitar aja,”imbuhnya.

Dengan rasa tofu yang gurih dipadu dengan kuah jahe yang hangat, menjadikan tahok sebagai salah satu kuliner yang menyehatkan bagi tubuh. Kandungan kedelai yang ada di dalam tahok memiliki khasiat menjadikan kulit lebih putih dan menambah stamina.

“Katanya sih, bagi ibu hamil ini bisa membuat baby kulitnya jadi putih dan bersih saat lahir nanti, terus lagi kalua diminum badan jadi hangat karna ada jahe nya,” ungkap Shinta salah seorang pembeli. (MJ-25)