Beranda JATENG RAYA METRO SEMARANG Stok Guru Agama Non Muslim di Kendal Minim

Stok Guru Agama Non Muslim di Kendal Minim

3
0
Bupati Widya saat beraudiensi terkait rencana kedatangan Mendikbud M Nuh ke Kendal. Foto Metrojateng
Bupati Widya saat beraudiensi terkait rencana kedatangan Mendikbud M Nuh ke Kendal. Foto Metrojateng

KENDAL – Jumlah guru agama non muslim di Kabupaten Kendal masih sangat minim. Untuk itulah Bupati Widya Kandi Susanti memerintahkan Dinas pendidikan dan Kebudayaan setempat  untuk  mencukupi kebutuhan guru agama non muslim untuk para siswa dari tingkat SD hingga SMA/SMK.

Dalam  audiensi dengan ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah, SLB Surya Bangsa dan Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Kendal di ruang kerja Bupati, kebutuhan guru agama untuk siswa – siswa non muslim harus segera dipenuhi. Menurutnya, untuk menjaga toleransi antar umat beragama, hal tersebut menjadi wajib dilakukan.

Dalam pertemuannya dengan sejumlah pendeta dan pastur beberapa waktu lalu, Bupati Kendal menerima masukan soal adanya kesediaan tenaga pengajar agama Kristen dan Katolik untuk mengajar tanpa dibayar di sekolah-sekolah yang ada siswa Kristen atau Katolik-nya.

Lebih jauh, Bupati Widya menegaskan perlunya pemberdayaan yang lebih untuk FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) dalam menjaga persatuan, kerjasama dan toleransi untuk semua agama dan pemeluknya khususnya di Kabupaten Kendal. Dengan begitu, tidak mudah dipengaruhi oleh paham-paham radikal misalnya ISIS atau IS dan segala macam bentuk terorisme serta paham yang memecah belah umat.

Dalam audensi tersebut, bupati juga menerima rencana kedatangan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhamad Nuh  dalam rangka meresmikan SLB Surya Bangsa dan TK serta SD Sanjaya di Kecamatan Sukorejo, 4 Oktober mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal Drs. Muryono mengatakan,  kedatangan Mendikbud tersebut merupakan kegiatan yang sudah lama direncanakan dan baru bisa terealisasi pada awal bulan Oktober mendatang.

Sementara, Sigit Prasetyo dari SLB Surya Bangsa mengatakan, keberadaan sekolah untuk kaum difabel tersebut dan TK dan SD Sanjaya merupakan bantuan dari PT Sinar Mas dan kebetulan salah satu direnturnya yakni Gandhi Sulistyo merupakan putra daerah Kabupaten Kendal asal Sukorejo.

Ditambahkannya, kunjungan ke Bupati Kendal merupakan laporan kepada Bupati soal kunjungan Mendikbud sekaligus mengundang Bupati untuk memberikan saran dan petunjuk demi suksesnya kegiatan tersebut. (MJ-01)