UNBK Tidak Online, Ratusan Sekolah di Jateng Terkendala Teknis

UNBK Jateng
Pelaksanaan UNBK di SMAN 9 Semarang. (foto: metrojateng.com_

SEMARANG – Sejumlah daerah di Jawa Tengah mengalami kendala saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA. Bentuk kendalanya adalah soal ujian tidak utuh atau tidak lengkap saat dibuka peserta ujian.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo menjelaskan kendala soal UNBK tersebut terjadi di Kabupaten Magelang, Batang, Banjarnegara, Purbalingga, Temanggung, dan Wonosobo.

Baca Juga: UNBK Matematika di Magelang Mengalami Gangguan

Laporan yang diterima metrojateng.com, hampir 200 sekolah mengalami kendala tersebut. Selain enam wilayah itu, soal UNBK juga tidak utuh ketika dibuka di beberapa sekolah di Sragen dan Karanganyar.

“Gangguan bukan disebabkan hacker. Tetapi karena sistem UNBK belum online sehingga belum terhubung dengan server (yang ada pada) masing-masing sekolah yang menyelenggarakan ujian,” paparnya, Rabu (11/4).

Dia mengatakan, sinkronisasi sudah dilakukan hingga H-1 pelaksanaan UNBK di setiap sekolah agar sistem di sini dan pusat satu ‘line’. Namun dalam perjalanannya bisa saja terjadi gangguan.

Gatot meminta siswa peserta UNBK untuk tidak khawatir karena kendala tersebut sudah langsung diatasi sehingga sisa waktu pelaksanaan UNBK kembali berjalan lancar. “Karena ini kaitannya dengan teknologi, masalah seperti ini memang bisa saja terjadi. Namun, tidak perlu khawatir karena kendala tersebut dipersiapkan langkah antisipasi.

Kendala soal ujian yang tidak utuh atau tidak lengkap itu hanya terjadi di beberapa sekolah di sejumlah daerah, sementara pelaksanaan UNBK secara umum di Jateng berjalan lancar. Untuk kendala yang tidak bisa teratasi hingga sesi waktu mengerjakan ujian selesai, kata dia, siswa diberikan kesempatan mengikuti UNBK susulan yang berlangsung pada 18-19 April 2018. (ade)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 5 = 4

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.