Beranda PLESIRAN KULINER JATENG Sirup Belimbing Wuluh Buatan Istianah Ini Cocok untuk Menu Buka Puasa

Sirup Belimbing Wuluh Buatan Istianah Ini Cocok untuk Menu Buka Puasa

23
0
BERBAGI

SIRUP belimbing wuluh yang diproduksi secara rumahan di Kabupaten Demak dapat menjadi menu berbuka puasa yang sehat. Selain diproses secara alami, sirup ini mampu menurunkan kolesterol dan darah tinggi.

Sirup buah belimbing wuluh saat pasar murah di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Demak.

Istianah (50), seorang ibu rumah tangga di Desa Karangrowo RT 1 RW 1 Kecamatan Wonosalam, Demak mulanya bereksperimen membuat minuman berbahan buah di rumahnya.

“Eksperimen hampir tiga bulan, murni secara otodidak tanpa panduan apapun. Bahkan saya tidak pernah ikut pelatihan. Tapi saya yakin bisa,” ujarnya, Rabu (6/6/2018).

Namun, kali pertama sirup buatannya terlihat keruh dan terkesan kurang segar. Sehingga tidak banyak pembeli yang minat.

“Awalnya memang keruh tapi rasanya enak. Saya coba mencari tutorial di yutube, tapi setelah saya coba malah hasilnya tidak karu-karuan. Tidak enak. Akhirnya saya kembali eksperimen lagi, dan alhamdulillah berhasil,” paparnya.

Menurutnya, sirup buah belimbing wuluh buatannya mampu menurunkan kolesterol dan darah tinggi. Meski masih diproses secara manual, sirup ini sudah mengantongi surat dari Dinas Kesehatan setempat sebagai makanan/minuman layak konsumsi.

“Segar kalau diminum saat berbuka puasa. Selain sehat karena tidak pakai zat kimia apapun, sirup ini sudah pernah di lab di Dinkes Demak. Segar dan dapat mengurangi kolesterol dan darah tinggi,” ungkapnya.

Selain sirup buah belimbing wuluh, Istianah saat ini juga memproduksi sirup buah lain seperti melon, nanas, salak dan belimbing. Sirup ini mudah ditemui di pusat oleh-oleh Demak, dengan harga Rp 20 ribu per botol.

“Sirup ini diproses secara manual, tidak ada kandungan kimia apapun, dan awet hingga 4 bulan. Saat ini, dalam sebulan saya hanya berproduksi 50 sampai 60 botol. Alamat rumah produksinya Perumahan Puri Nirwana Karangrejo, Wonosalam,” tandasnya.(MJ-23)