Home > JATENG RAYA > METRO SOLO > SIPA bakal Jadi Energi Solo Spirit of Java

SIPA bakal Jadi Energi Solo Spirit of Java

image

SOLO-Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya Kementeriaaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dirjen EKSB Kemen Parekraf) M Ahmad Sya, memukul saron menandai pembukaan Solo International Performing Arts (SIPA) di Halaman Benteng Vasteburg, Kamis (11/9), malam. Gelaran yang dihelat setiap tahun tersebut mendapatkan sambutan meriah dari penonton.

Menandai pembukaan tersebut, maskot SIPA 2014, Yang Mulia Tunka Atiah dari Malaysia diarak naik kereta kuda dengan dikelilingi para prajurit. Setibanya di atas panggung, ia melakukan tarian pembuka bersama Semarak Candrakirana Art Center. Tarian yang dibawakan mampu  menghipnotis penonton.

Wakil Walikota Solo, Achmad Purnomo mengatakan SIPA merupakan media komunikasi pertunjukan seni dunia. Dengan ini, akan dilihat dunia jika Indonesia mampu menyatukan berbagai seni budaya dunia. “SIPA ini sebagai media pertunjukan seni dari berbagai dunia. Dengan pertunjukan ini akan dilihat dunia,” ujar Purnomo, Kami (11/9).

Menurutnya, SIPA bukan hanya sebatas atraksi seni budaya saja, melainkan sebagai energi Solo Spirit of Java. Untuk itu, sebisa mungkin tetap berlangsung secara rutin dan ke depannya akan lebih meriah lagi dari tahun-tahun sebelumnya. “Ini tidak hanya sekadar atraksi tapi ada energi Solo Spirit of Java atau sebagai Kota Budaya. Kami berharap ke depan bisa lebih meriah lagi penyelenggaraan SIPA,” sambungnya.

M Ahmad Sya menyatakan Solo merupakan kota kreatif, yang mana sering menyelenggarakan pertunjukan seni budaya baik itu dari tingkat lokal, nasional maupun internasional, salah satunya lewat gelaran SIPA ini. “Solo itu kota kreatif dan SIPA akan menjadi rujukan tingkat Asia dalam pertunjukan seni dan budaya,” ungkapnya.

Lewat pertunjukan seni budaya ini, juga untuk memajukan Indonesia dan sering dikunjungi wisatawan. Pihaknya mendukung setiap pertunjukan seni budaya yang mampu berdampak pada pariwisatanya. “Gelaran SIPA sudah berlangsung beberapa tahun ini dan mampu berdampak pariwisata Kota Solo. Ini juga jadi inspirasi untuk memajukan Indonesia, setelah SIPA ini akan ada pertunjukan lagi yaitu kesenian topeng,” sambungnya.

Rencananya SIPA akan berlangsung selama tiga hari, akan berakhir pada Sabtu (13/9). Dalam malam pertama ditampilkan Just Live Dance Production (Jerman), Gus Teja World Music (Bali), Sanggar Seni Angsana Kabupaten Karimun (Kep Riau) dan Korea-Amerika-Indonesia (sus)

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

Share this on WhatsAppSEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat …

Silakan Berkomentar