Simak Keberhasilan Kota Magelang Tarik 2,5 Persen Zakat dari ASN

Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito berjoget bersama siswa siswi SMP di Kendal dalam peresmian pembangunan Kota Magelang. (foto: metrojateng.com)

 

MAGELANG – Kebijakan pemerintah pusat yang akan menarik zakat 2,5 persen bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), dinilai oleh Walikota Magelang Sigit Widyonindito sebagai kebijakan yang sudah tertinggal. Di Kota Magelang, kebijakan serupa sudah dilaksanakan sejak dua tahun lalu.

Meskipun baru berjalan dua tahun, namun dana yang dihimpun sudah mencapai Rp1 Miliar lebih. Hal itu karena kesadaran ASN untuk mengeluarkan zakat sudah tinggi. “Kami tidak perlu mengejar-ngejar atau menekan. Kesadaran mereka sudah tinggi. Bahkan ada yang memberikan zakatnya melebihi yang sudah ditentukan” kata Walikota Sigit, usai meresmikan hasil pembangunan 2017 di GOR Samapta, Kamis (8/2).

Pengumpulan zakat dari ASN muslim dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas. Hasil dari pengumpulan zakat ini murni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menambah modal, santunan, bedah rumah, beasiswa dan lainnya. Program Baznas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat ini, imbuh Sigit, berdampingan dengan program dari pemerintah.

“Karena murni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, para pengelola digaji dengan menggunakan anggaran APBD. Bukan dipotong dari hasil zakat,” terangnya. Ia menambahkan, yang dipotong untuk zakat bukan hanya gaji para ASN di lingkungan Pemkot saja. Melainkan juga karyawan BUMD, BUMN maupun TNI.

Seperti yang diketahui, pemerintah akan mengeluarkan kebijakan menarik zakat 2,5 persen bagi ASN muslim. Kebijakan tersebut akan diperkuat lewat peraturan presiden (perpres). Kebijakan ini bukan paksaan, namun lebih kepada himbauan. Pemerintah melihat ada potensi besar dari zakat yang bisa diaktualisasikan untuk kepentingan umat. (MJ-24)

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

12 − = 10

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.