Setiap Hari 200 Pria Hidung Belang ‘Refreshing’ di GBL

Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi

KENDAL – Jumlah lelaki hidung belang yang datang untuk ‘refreshing’ ke GBL Kaliwungu, tiap harinya mencapai 200 orang. Hal ini diungkapkan Ketua Resos??Gambalingu, Kasmadi. Namun menurut Kasmadi?tidak semua menggunakan jasa seks PSK. ?Ada juga mereka yang hanya melihat-lihat saja, kemudian pulang lagi. Ada juga yang hanya sekedar nyanyi atau karaoke dan minum-minum,? tambahnya.

Sementara??UR, 25 salah satu PSK di Gambilangu mengaku jika kesadaran para PSK akan penggunaan kondom sudah tinggi. Artinya, meski tidak ada sosialisasi, para PSK selalu berhati-hati dengan selalu menawarkan kondom kepada pelanggannya.

?Sebab kami menyadari, pekerjaan seperti ini beresiko tinggi terhadap penyakit kelamin maupun terkena virus HIV/ADIS. Tapi justru tamu (konsumen, Red) yangg menolak menggunakan kondom,? akunya.

Dari data Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kendal, di Kendal ada sebanyak 388 penderita HIV/AIDS. Dari jumlah tersebut, 33 persennya atau sebanyak 130 penderita adalah dari wanita pekerja seks komersil (PSK).

Tingginya penyebaran HIV/AIDS di lokalisasi menurutnya persoalan serius yang harus ditangani. Makanya ia meminta kepada semua pihak untuk memantau dan melakukan pencegahan terhadap penyebaran HIV/AIDS di Kendal yang setiap tahun selalu meningkat.

Hal utama adalah dengan pendistribusian alat kontrasepsi berupa kondom. Sebab penyakit yang mematikan tersebut sampai sekarang belum ada obatnya. ?Upaya pencegahan adalah dengan menggunakan kondom, karena penyakit ini banyak menyebar melalui hubungan seksual,? tegas ujar Wakil Bupati Kendal, Mustamsikin disela sosialisasi HIV/AIDS.

Pengurus resos maupun PSK yang berada di gambilangu menurutnya harus memiliki komitmen bersama untuk mencegah penyakit HIV/AIDS. Sebab selama ini distribusi kondom terus dilakukan oleh pemkab kendal melalui Dinas Sosial. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

85 − 80 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.