Sering Rob, Pelabuhan Tanjung Emas Bakal Hengkang dari Semarang

SEMARANG – PT Pelindo III Cabang Semarang berniat memindahkan tata kelola Pelabuhan Tanjung Emas ke wilayah Kendal menyusul adanya penurunan muka tanah yang memicu terjangan rob setiap tahun.

Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang rutin terendam rob. Foto: fariz fardianto

Niatan untuk merelokasi Pelabuhan Tanjung Emas tersebut dilontarkan General Manager Pelindo III Cabang Semarang, Ardhy Wahyu Basuki tatkala melihat air rob menggenangi sejumlah titik kawasan pelabuhan.

“Peninggian tanah kita lakukan terus-menerus. Terutama di kawasan Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) yang masih dilakukan peninggian saban tahun. Untuk tahun ini, tinggi muka tanahnya semakin ditambah karena limpasan air laut ke daratan semakin me meningkat,” ungkap Ardhy, Kamis (24/5).

Ia mengungkapkan peninggian tanah di Tanjung Emas rutin dikerjakan dari 10 centimeter sampai 15 centimeter. Pihaknya sendiri mengaku kewalahan melakukan peninggian tanah terutama di area demaga penumpang. Sebab, sejak selesai ditinggikan pada 2015 silam, pihaknya melihat rob yang meluas membuat dermaga harus kembali ditinggikan lagi.

“Yang repot kan tiga tahun harus ditinggikan lagi. Dana yang dihabiskan sudah sangat banyak,” cetusnya.

Untuk tahun 2018, ia sedang menggarap peninggian di tiga titik. Dua di antaranya berada di kawasan Kali Baru Barat dan Kali Baru Timur. Kendati begitu, jika dilihat kondisi Desember 2017 sampai saat ini, ia memperkirakan jumlah titik yang harus ditinggikan akan bertambah.

Pelindo, kata dia, sedang mengkaji pemindahan Tanjung Emas ke kawasan Pelabuhan Kendal. Kini, Pelindo sedang melakukan kajian strategis lapangan untuk mengecek kelayakan tanah yang ada di sana.

“Kajiannya belum keluar hasilnya. Masih progres terus. Kalau Kendal lebih baik maka akan kita pindah ke sana. Kita harus pastikan kondisi tanah di Kendal apakah lebih baik ketimbang Semaramg. Baru kita lakukan perpindahan bertahap,” ujar Ardhy. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 5 = 4

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.