Beranda JATENG RAYA Serapan Anggaran Belum Optimal, Sejumlah Proyek Pembangunan Lamban

Serapan Anggaran Belum Optimal, Sejumlah Proyek Pembangunan Lamban

8
0
Walikota Magelang Ir Sigit Widyinindito didampingi wakil walikota Dra Windarti Agustina dan sejumlah kepala OPD meninjau pengerjaan proyek pembangunan tahun 2017 di kolam renang Sanden dan GOR Samapta, Rabu (30/8). (foto: metrojateng.com/ ch kurniawati)
MAGELANG – Walikota Magelang menemukan sejumlah kekurangan dalam pengerjaan proyek pembangunan tahun anggaran 2017. Salah satunya proses pembangunan di Puskesmas Jurangombo yang terganjal oleh ketidaklancaran air PDAM. “Padahal air merupakan komponen penting untuk pembangunan. Kalau tidak lancar ya bisa tertunda,” kata Sigit di sela-sela meninjau proyek pembangunan di GOR Samapta, Sanden, Rabu (30/8).
Sesuai keluhan yang disampaikan pekerja, air mengalir hanya 3-4 jam saja setiap harinya. Tentunya kenyataan seperti itu sangat mengganggu jalannya pembangunan. “Saya perintahkan untuk segera di tangan permasalahan air yang demikian,” kata Sigit.
Namun demikian, mantan Kepala DPU ini melihat seluruh proyek pembangunan yang sedang dikerjakan sudah berjalan sesuai dengan jadwal.Progresnya cukup membanggakan.
Sigit dan rombongan meninjau di beberapa lokasi, seperti RSU Tidar yang sedang membangun gedung lima lantai, Puskesmas Jurangombo, puskesmas pembantu di area Taman Kyai Langgeng, Kecamatan Magelang Tengah, rumah dinas walikota, Gor Samapta dan  kolam renang Sanden.
Dalam peninjauan, Sigit ditemani wakil walikota Windarti Agustina, sekda Sugiharto , assisten 2, Sumartono, kabag pembangunan Agus S dan sejumlah kepala OPD. Peninjauan dilakukan untuk mengetahuisejauh mana  perkembangannya sekaligus meminta kontraktor tidak terlambat dalam penyelesaian proyeknya.
“Jangan sampai proyek yang dikerjakan terlambat dari jadwal. Terlebih saat ini cuaca sedang bagus, jadi saya berharap semua berjalan dengan baik,” kata Sigit. Sigit menambahkan, kalau proyek sampai terlambat, maka sama saja tidak bisa melayani masyarakat dengan baik.
Dalam kesempatan ini sekaligus pula meninjau lokasi start Gowes Pesona Nusantara (GPN) di lapangan Secaba Magelang yang menurut rencana akan diikuti Presiden Jokowi. Sigit juga menyinggung masalah serapan anggaran yang belum optimal sampai sekarang. Ia pun mendorong para kepala OPD untuk segera merealisasikan kegiatan-kegiatannya, sehingga anggaran tidak mengendap lama.
OPD hendaknya tidak takut pada proyek yang nilainya besar. Ia menyontohkan proyekgedung loma lantai RSUD yang nilainya Rp 17 miliar lebih. Juga kolam renang tahap empat dengan nilai Rp 10 miliar. “Kita sudah didampingi Kejaksaan dan kepolisian, jadi jangan takut” tandasnya.
Denis selaku manager proyek pembangunan gedung lima lantai di RSUD Tidar mengungkapkan, proses pembangunan saat ini sudah sekitar 40 persen. Pihaknya menargetkan bulan November 2017 sudah selesai. meski dalam kontrak selesainya pertengahan Desember. “Kita kebut siang malam agar November sudah selesai,” kata Denis. (MJ-24)